Gunung Sinabung Erupsi
Sempat Mencuat Kabar Ada Korban Erupsi Sinabung, BPBD Akhirnya Menjelaskan Begini
"Empat kawasan yang terdampak erupsi Kecamatan Payung, Tiganderket, Munthe dan Lau Baleng. Tapi yang paling parah itu Payung'
Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus
TRIBUN- MEDAN.COM, MEDAN - Sejak pagi tadi, Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara menyemburkan debu tebal setinggi 5000 meter. Sempat mencuat kabar, jika ada masyarakat yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa ini mengingat semburan kali ini cukup besar.
"Dari pemantauan relawan kami belum ada ditemukan korban jiwa. Petugas kami juga berada di lapangan melakukan pemantauan secara berkala," kata Kepala Bidang Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Karo, Natanel Peranginangin, Senin (19/2/2018).
Baca: ALLAHUAKBAR! Karena Gak Menyangka, Buruh Angkat Ini Gemetar Selfie Bareng Djarot
Baca: Tebaran Abu Tebal Vulkanik Gunung Sinabung hingga Sidikalang, Sejumlah Wilayah juga Gelap
Natanel mengatakan, sejauh ini kondisi Sinabung kembali stabil. Namun, ada sedikitnya empat kawasan yang tertutup debu lumayan tebal.
"Empat kawasan yang terdampak erupsi Kecamatan Payung, Tiganderket, Munthe dan Lau Baleng. Tapi yang paling parah itu Payung dan Tiganderket," katanya.
Akibat erupsi ini, aktivitas warga sedikit agak terganggu. Sebab, debu tebal mengganggu pandangan masyarakat yang bermukim di sekitar Gunung Sinabung.
Dari informasi sementara, erupsi kali ini yang paling besar. Sebab, ketinggiannya mencapai 5000 meter.(Ray/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kondisi-desa-di-sekitar-gunung-sinabung_20180219_150508.jpg)