Relawan Djarot-Sihar Tanggapi Isu 'Register 40' yang Dianggap Penggembosan

Kita baru beberapa bulan melakukan sosialisasi, dan mendapat elektabilitas yang bagus dari sebeleh, ini segaja 'dimainkan'

Ricky Sitorus, Koordinator Relawan Djarot-Sihar 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Beberapa waktu lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan meminta bantuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengeksekusi lahan perkebunan kelapa sawit milik DL Sitorus di Register 40.

Pertemuan Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya dan pimpinan KPK ini menjadi bahan berita di beberapa media, dan banyak dishare di Media Sosial.

Beberapa warganet juga menjadikan ini sebagai bahan untuk menyerang Sihar Sitorus yang merupakan anak dari DL Sitorus.

Sihar Sitorus merupakan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018 yang mendampingi Djarot Saiful Hidayat. Djarot dan Sihar diusung dua partai yaitu PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Baca: Gubernur Rotasi 8 Pejabat Teras Pemprov Sumut, Ini Nama-namanya

Baca: Tim Cyber Polda Sumut Ciduk Penyebar Ujaran Kebencian di Facebook

Menanggapi banyaknya tanggapan miring warga net soal berita tentang permasalahan eksekusi lahan yang berada di kawasan hutan Register 40 yang masuk Kabupaten Padang Lawas dan Padang Lawas Utara ini, Ketua Relawan Djarot Sihar, Ricky Sitorus mengutarakan bahwa naiknya isu ini adalah upaya menggembosi eletabilitas Djarot Sihar dari lawan politik. 

"Sekilas bahwa register 40 sudah selesai. Register 40 bukan kawasan hutan. Urusan Register 40 sudah selesai. DL Sitorus itu orang yang teraniaya. Tidak ada kaitannya Sihar Sitorus dengan isu tersebut. Cuma sedang dimainkan oleh lawan politik," ujarnya di Posko Pemanangan Djarot-Sihar, Jumat (23/2/2018)

Ricky pun mengajak supaya para relawan jangan terprovokasi dengan isu tersebut, karena isu tersebut memang sengaja dimainkan oleh lawan politik.

"Kita baru beberapa bulan melakukan sosialisasi, dan mendapat elektabilitas yang bagus dari sebeleh, ini segaja dimainkan," ujarnya.(ryd/tribun-medan.com)

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved