Ternyata Ini Alasan Sopir Go-Car Rampok dan Tikami Mahasiswa UMSU

Pelaku diamankan bersama barang bukti mobil Toyota Agya BK 1289 OA milik korban yang sempat dibawa kabur.

Ternyata Ini Alasan Sopir Go-Car Rampok dan Tikami Mahasiswa UMSU
TRIBUN MEDAN/ Array A Argus
Daud Tobing, sopir Go-Car yang merampok mahasiswa UMSU. Pelaku kini sudah diamankan di Polsek Medan Timur, Jumat (23/2/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Made Yoga menyebut sopir Go-Car bernama Daud Tobing yang merampok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Farassapik sudah ditangkap.

Pelaku diamankan bersama barang bukti mobil Toyota Agya BK 1289 OA milik korban yang sempat dibawa kabur.

"Jadi pelaku sudah kami amankan ya. Dia diamankan berkat kerjasama dengan para driver Go-Car. Karena korbannya ini juga driver Go-Car," ungkap Made, Jumat (23/2/2018) sore.

Made menyebut, Daud diamankan di Perumahan Meilala Pancur Batu. Ia bersembunyi di sana karena tahu bakal dicari-cari polisi atas perbuatannya.

Baca: Mahasiswa UMSU Dirampok Ditikami Sopir Go-Car, Pelaku Malah Meneriaki Korban Maling

Baca: Pedagang Pasar Pringgan Geruduk Kantor Wali Kota, Ada Pungutan hingga Rp 100 Juta

"Menurut keterangan tersangka pada kami, dia nekat merampok dan membawa kabur mobil korban karena masalah penjualan tanah. Kata tersangka, ia pernah menjualkan sebidang tanah di kawasan Tanjung Mulia," ungkap Made.

Namun, kata Made, tersangka menyebut uang fee penjualan tanah itu belum dibayar korban. Sehingga, pelaku kesal dan berusaha menikam leher korban di dalam mobil.

"Keterangan sementara seperti itu. Korban sudah membuat laporan resmi ke kami. Pelaku masih kami mintai keterangannya," ungkap Made.

Tribun sempat menyambangi lokasi kejadian di Jalan Gaharu, Gang Murni, Medan Timur. Hanya saja, beberapa warga bungkam. Sejumlah pemuda yang ditemui Tribun tengah menenggak tuak di satu warung menyarankan Tribun untuk bertanya pada polisi.

"Kejadiannya di depan sana bang. Bukan di dalam gang ini. Yang jelas, tengah malam kemarin kami lagi minum tuak. Kami dengar ada ribut-ribut, dan itu saja," kata pria yang lengan kanannya terdapat tatto itu.(Ray/tribun-medan.com)

Penulis: ArgusA
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved