Kasihan, Nyawa Guru Ini Tak Tertolong, Tubuhnya Basah saat Sentuh Kabel Listrik
Binsar yang sempat kritis akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit Vita Insani.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Salomo Tarigan
Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan
TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Binsar Parmonangan Sihombing (36) tersengat arus listrik saat hendak menyambungkan arus listrik dari rumahnya ke kandang babi. Binsar yang sempat kritis akhirnya meninggal dunia, dalam perjalanan menuju rumah sakit Vita Insani. Saat ini telah disemayamkan di rumah duka, Minggu (25/2/2018).
Binsar adalah warga Pasar Baru Bawah, Silinduk Nagori Sahkuda Bayu Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun. Kesehariannya ia bekerja sebagai guru honorer. Dia juga menjabat sekretaris maujana.
Kapolsek Bangun, AKP Putra Jani Purba menjelaskan kronologi, Binsar tersengat arus listrik saat memasang sambungan kabel lampu untuk penerangan kandang ternak babi miliknya.
Saat itu kondisi pakaian dan badan Binsar dalam keadaan basah.
"Ketika menyambungkan kabel yang dipasang tangan korban lengket dengan kabel yang dialiri arus listrik, sehingga membuat korban tercampak dan telungkup menimpa kabel. Akibatnya korban mengalami luka di dada," jelas Kapolsek.
Baca: Cawagub Sihar Sitorus Diarak Pakai Becak, Resmikan Posko Relawan Badja Bersih
Baca: Inilah Foto-foto Jokowi Ditemani Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution saat Nonton Filim Dilan 1990
Baca: Motor Pinjaman Hilang di Parkiran Warnet, Pencurinya Terekam Main Internet
Pasca Binsar terhempas, istrinya melihat hal itu langsung berteriak dan berlari keluar, dan memanggil warga. Waega mendadak heboh dan memberikan pertolongan. Binsar yang masih bernafas dibawa ke Puskesmas Bangun dengan menggunakan mobil.
"Sesampainya di Puskesmas Bangun dilakukan pertolongan pertama, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani di Jalan Merdeka Kota Pematang Siantar dengan menggunakan mobil Ambulace Puskesmas Bangun. Namun sesampai di ruang UGD nyawa Binsar tidak dapat terselamatkan dan telah meninggal dunia," jelas Kapolsek.
"Diduga Korban meninggal dunia akibat kelalaianya ketika menyambung kabel yang dialiri arus listrik dari rumah ke kandang babi di belakang rumah. Dalam hal ini keluarga menganggap kejadian yang menimpa korban sebagai musibah. Saat ini korban disemayamkan di rumah duka dan akan dikebumikan pada hari Selasa 27 Februari 2018," pungkas Kapolsek. (Dyk/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kesetrum_20180225_214400.jpg)