Terungkap Bantuan PBB di Suriah Dibarter Hubungan Intim, jika Tidak Bantuan Ditahan

"Mereka menahan bantuan yang telah dikirim dan kemudian menggunakan perempuan ini untuk seks," kata Spencer.

Terungkap Bantuan PBB di Suriah Dibarter Hubungan Intim, jika Tidak Bantuan Ditahan
bbc indonesia
Wanita Suriah menerima bantuan kemanusiaan PBB 

Seorang juru bicara UNFPA mengatakan telah mendengar kemungkinan kasus eksploitasi dan kekerasan perempuan di Suriah selatan dari CARE. Organisasi itu mengatakan bahwa pihaknya tidak mendapat laporan tentang tuduhan pelecehan atau eksploitasi dari kedua LSM yang bekerja dengan mereka di Suriah selatan.

Juru bicara tersebut juga menjelaskan bahwa UNFPA tidak bekerja dengan pemerintah setempat sebagai mitra pelaksana.

Seorang juru bicara Badan PBB untuk Anak-anak (UNICEF) mengkonfirmasi bahwa mereka hadir pada pertemuan bulan Juli 2015. Badan amal tersebut mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan ulang terhadap mitra dan kontraktor lokal di Suriah selatan dan tidak mengetahui adanya tuduhan terhadap mereka pada saat ini.

Namun mereka menerima kenyataan bahwa eksploitasi seksual merupakan risiko serius di Suriah dan mengatakan bahwa pihak mereka memperkenalkan mekanisme pengaduan berbasis masyarakat dan lebih banyak pelatihan bagi para mitra mereka.

Juru bicara DfID mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya kasus seperti ini yang melibatkan bantuan Inggris.

"Sudah ada mekanisme untuk mengangkat isu pelecehan dan eksploitasi," kata DfID. "Mitra DfID di Suriah menggunakan monitor pihak ketiga untuk memverifikasi bantuan Inggris yang disalurkan di Suriah."

Tidak ada toleransi
Juru bicara DfID menambahkan bahwa setiap pelecehan sistematis seharusnya diketahui oleh pemantau dan melaporkannya ke DfID.

Juru bicara Oxfam mengatakan bahwa pihaknya tidak bekerja dengan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan di Suriah selatan hingga 2015, begitu pun sekarang.

"Pekerjaan kami di Suriah kebanyakan difokuskan untuk menyediakan perangkat keras berskala besar untuk memasok air ke masyarakat Suriah daripada menargetkan bantuan pada individu atau rumah tangga tertentu," katanya.

"Kami tidak menerima laporan tentang eksploitasi seksual seputar pemberian bantuan pada tahun 2015, namun memiliki kebijakan tidak ada toleransi atas pelecehan seperti itu."

Seorang juru bicara UNHCR mengatakan telah mengetahui tuduhan tersebut pada saat itu namun tidak ada informasi yang cukup untuk mengidentifikasi dan mengambil tindakan terhadap orang atau organisasi manapun.

Namun, dia mengatakan UNHCR telah memerintahkan penyelidikan baru untuk mengetahui lebih banyak modus pelecehan tersebut dan juga melakukan upaya tambahan untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan, proses pelaporan dan pelatihan untuk mitra lokal.

Artikel ini diambil dari bbc indonesia berjudul: Konflik Suriah: Perempuan 'dieksploitasi secara seksual dengan imbalan bantuan kemanusiaan'

Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved