Breaking News:

Alamak

Pelaku Pembunuh Veriona Gultom Ditangkap Pemuda Batak dari Pasar Pandeglang Banten

Pelaku pembunuhan Veriona Gultom (21) sudah ditangkap warga pemuda Batak dari Pasar Pandeglang

Penulis: Abdi Tumanggor | Editor: Abdi Tumanggor
Capture Video
TRIBUN-MEDAN.com -  Terduga pelaku pembunuhan Veriona Gultom (21) sudah ditangkap warga pemuda Batak dari Pasar Pandeglang, Banten, Rabu (28/2/2018) malam.
Dari video penangkapan yang diterima Tribun-Medan.com, Rabu malam, pria yang menyebut dirinya Simanjuntak itu turut ikut bersama rekan-rekannya mengamankan terduga pelaku di salah satu rumah.
Ia mengabadikannya melalui video yang berdurasi 5 menit.
Para pemuda dari Sumut ini juga ikut mengantarkan terduga pelaku ke Polres Pandeglang.
"Ini pelaku pembunuhan Boru Gultom itu. Yang kau bunuh itu bereku (ponakanku) mamanya (ibuny) boru Simanjuntak. Tanggung jawab kau perbuatan mu ya," ujar pria yang bermarga Simanjutak itu pada pria yang terduga pelaku.
"Kau pembunuhnya kan, itu pacarmu kan?" tanya dia lagi.
Si pria terduga pelaku pun menganggukkan kepalanya.
"Ia sudah mengakui perbuatannya," ujar para pemuda yang berbahasa daerah Batak tersebut. 
Berikut Videonya: 
Sebagaimana diketahui, Veriona Gultom ditemukan tewas di rumah Kosan milik ibu Yanti lim di Kampung Talajung, RT 02 RW 01 Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor Minggu (25/02/18).
Menurut keterangan Saksi, Kustimi (32) tetangga kosan korban, bila korban ngontrak dirumah kosan tersebut baru satu bulan, saksi mendengar pada malam hari sebelum korban di temukan tewas sempat terdengar teriakan korban sebanyak dua kali.
Namun, saat di datangi ke kamar kosannya dan pintu di ketuk tidak terdengar suara lagi.
“Korban tinggal di rumah kosan ini sendiri, tapi korban sering didatangi pacarnya, juga sering di antar jemput pacarnya saat mau kerja dan pulang,” kata Kustimi seperti dilansir beritautama.
Ia menambahkan, dirinya mendengar jika kemarin (24/2) malam dari kamar korban terdengar teriakan korban sebanyak dua kali, tapi saat dirinya dan suami ke kamarnya dan mengetuk pintu kamarnya tidak terdengar apa-apa, dan pas tadi pagi pukul 08.00 WIB, pun tak ada suara lagi.
“Lalu saya laporkan ke pak RT, saat dibuka dan di periksa korban sudah tewas,” ungkapnya.
Kapolsek Gunung putri Kompol Yudi Kusnadi saat berada dilokasi menjelaskan, Korban di temukan dikamar kosannya dalam posisi tidur terlentang ditutup selimut, dan di sampingnya di temukan boneka.
Untuk memastikan kematian korban, jasad akan dilarikan ke Rumah sakit Polri Kramat jati, Jakarta Timur.
“Korban ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa dalam posisi tidur dan di tutup selimut, ada boneka di samping korban. Adapun untuk memastikan kematian korban tewas karena apa, kita tunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi petugas. Saat ini korban telah dilarikan ke Rumah sakit polri Kramat jati Jakarta Timur, guna dilakukan autopsi,” ujarnya. 
Kini, Jasad Veriona Gultom (21) pun sudah dibawa pulang ke kampung halamannya, di Desa Sitamiang, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Selasa (27/2/2018).
Jenazahnya diberangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta, Selasa pagi. Pada siang, sudah tiba di kampung halamannya, di Desa Sitamiang, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir.
Dari bandara Kuala Namu, jenazah dibawa melalui jalur darat, lalu dilanjutkan menggunakan transportasi air lagi untuk bisa sampai cepat di kampung halaman.
Ratusan orang sudah menunggu kapal yang membawa jenazah Veriona Gultom ke Onan Runggu di tepi Danau Toba.
Tangisan dari pihak keluarga dan teman almarhum langsung pecah saat peti mati diturunkan dari kapal ke daratan.
Orangtua dan keluarga seolah tidak percaya gadis muda yang baru merayakan ultah ke 21, 18 Februari 2018 ini telah pergi untuk selama-lamanya.
(pelbagai sumber/facebook)
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved