Bantah Sekap Pembantu, Dokter Gigi HS : Rumah Saya Sering Didatangi Tamu dan Pendeta

Hal ini juga terbukti di saat Tribun-medan.com di rumah HS, dua pendeta mengunjunginya berdoa bersama.

Bantah Sekap Pembantu, Dokter Gigi HS : Rumah Saya Sering Didatangi Tamu dan Pendeta
IST
Foto HS (kanan) bersama Serti Butar pembantu yang sudah dianggapnya sebagai anak kandungnya. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Dokter Gigi HS menyangkal soal laporan penyekapan dan penganiayaan Serti Butarbutar, pembantu rumah tangga yang dianggapnya sebagai anak kandungnya.

Sebelumnya HS telah dilaporkan ke Mapolres Siantar pasal penganiayaan.

HS ditemui di kediamannya Jalan Viyata Yudha Sitalasari mengungkpakan bahwa penyekapan tidak pernah ia lakukan, mengingat rumahnya acap dikunjungi tamu dari berbagai kalangan.

Hal ini juga terbukti di saat Tribun-medan.com di rumah HS, dua pendeta mengunjunginya berdoa bersama.

"Kayak mana lah saya bisa menyekap dia, setiap hari ada saja tamu yang datang, pendeta pun sering datang ke rumah saya ini," kata HS dengan raut wajah sendu.

Baca: Dokter Gigi HS Ungkap Dugaan Kelaianan Seksual Pembantu yang Melaporkannya ke Polisi

HS mengungkapkan banyak tamu ke rumahnya karena dia dan suaminya berstatus dokter dan oknum perwira. Selain itu HS juga aktif di beberapa komunitas sosial bahkan komunitas sosial yang bergerak lintas agama.

"Bukan orang jahat saya ya Amang (Anak). Bahkan, mohon maaf ya bukan saya riya (memamerkan perbuatan baik) kayak istilah orang Islam itu, saya juga ikut bantu panti asuhan umat Muslim. Mungkin saya terlalu baik makanya saya dibuat begini," kata HS yang tak menyangka dilaporkan ke Mapolres Siantar.

HS juga mengungkapkan kalau dia selalu mengawasi kerja Serti di rumah seperti menjemur pakaian di teras rumah, mengepel, membuang sampah karena kerap tidak sesuai.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved