Breaking News:

Begini Persiapan di Maha Vihara Maitreya Medan untuk Rayakan Cap Go Meh

Orang-orang datang silih berganti menelusuri tempat ibadah umat Buddha yang sekaligus menjadi ikon Kota Medan ini.

Tribun Medan/Sally
Dua siswi SMA sedang bersembahyang di Maha Vihara Maitreya Medan, Kamis (1/2/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Sally Siahaan

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Maha Vihara Maitreya Medan tampak ramai dikunjungi.

Orang-orang datang silih berganti menelusuri tempat ibadah umat Buddha yang sekaligus menjadi ikon Kota Medan ini.

Tidak hanya untuk beribadah, orang-orang banyak berkunjung hanya untuk berfoto bersama ornamen replika bunga meihua dan lampion khas Imlek yang menghiasi sepanjang koridor Maha Vihara Maitreya Medan.

Terlepas dari antusiasme pengunjung untuk ber-selfie ria, di sebelah kanan gedung terlihat persiapan menyambut Cap Go Meh. Tenda-tenda didirikan oleh tiga orang petugas, dan sebagian lainnya sedang membersihkan meja-meja stand.

"Perayaan Cap Go Meh berarti malam ke 15, atau merupakan penutupan masa perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia. Kebetulan tahun ini jatuh di hari Jumat, 2 Februari 2018," ujar PIC Event Maha Vihara Maitreya Medan, Metta saat dijumpai di Kantor Informasi, Kamis(1/3/2018).

Baca: Bukannya Bekerja Baik-baik, Penjaga Malam Malah Pimpin Pembobolan Gudang Elektronik

Imlek biasanya dirayakan dengan sembahyang untuk memanjatkan doa permohonan dan ke selamatan di tahun yang baru, dan biasanya waktu pun lebih banyak dihabiskan bersama keluarga. Sedangkan untuk perayaan Cap Go Meh, biasa dirayakan bersama-sama.

Untuk memeriahkan perayaan Cap Go Meh di Tahun 2018 ini, Maha Vihara Maitreya Medan menyiapkan satu rangkaian acara yang dilaksanakan pada Jumat (2/3/2018) pukul 19.30 WIB.

"Acara dimulai dengan atraksi Barongsai di Depan Graha Sakyamuni lantai 1. Pada Tahun anjing tanah ini, terdapat atraksi kepandaian anjing," ujar Metta.

Tidak hanya itu, pada acara tersebut akan ada bazar stand dari berbagai macam produk makanan vegetarian, peralatan rumah tangga, hingga elektronik.

Pengunjung bisa menikmati jajanan dan menghibur diri melalui penampilan seni budaya.

Pengunjung yang datang juga dapat menuliskan harapan dan doa pada toples yang ditempatkan di depan pohon bonsai meihua raksasa yang diletakkan di depan Graha Sakyamuni.(*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved