Breaking News:

NEWS VIDEO

Dirjen Bea Cukai Sumut Musnahkan Puluhan Pohon Bonsai dan Bibit Tanaman

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara (Sumut), mengamankan Kapal Motor Rezeki Bersama asal Thailand

Penulis: M.Andimaz Kahfi |

Laporan Wartawan Tribun Medan, M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara (Sumut), mengamankan Kapal Motor Rezeki Bersama asal Thailand, di perairan perbatasan Sumut menuju Aceh, pada Desember 2017 lalu.

Dari hasil penangkapan Kapal motor tersebut, berhasil disita 28 ton beras ketan, 35 batang bibit bonsai, 5 karung bibit pohon asam jawa dan 29 karung bibit yang berisi pohon durian.

Kepala Seksi Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan DJBC Sumut, Samino mengatakan dalam penangkapan tersebut, petugas Bea dan Cukai Sumut hanya menangkap nahkoda dengan inisial AAS. Sedangkan otak pelakunya, hingga kini belum tertangkap.

“Kapal asal Thailand tersebut ditangkap pada Desember lalu. Saat ditangkap terdapat nahkoda bersama dua anak buah kapal (ABK). Dari hasil pemeriksaan terhadap ABK, ternyata tidak tahu apa-apa hanya menuruti perintah nahkoda. Selanjutnya Nahkodanya kita amankan," kata Samino, Jumat (2/3/2018).

"Hari ini di Kantor DJBC Sumut, kita memusnahkan barang bukti bibit pohon bonsai, asam jawa dan durian," tambahnya.

Baca: Ketan Ilegal Asal Thailand Sebanyak 28 Ton Mau Dijual Pihak Bea Cukai?

Samino menjelaskan bahwa diamankannya kapal tersebut, karena melanggar Pasal 102 huruf a Undang-Undang Kepabeanan, tentang mengangkut barang impor tanpa tercantum dalam manifes.

Dari informasi yanh didapatkan bahwa muatan yang ada di kapal tersebut akan dikirim ke Aceh.

"Otak pelaku atau bos pimpinan kapal masih didalami. Pokoknya ketika ada fakta baru maka dilakukan penyelidikan lebih mendalam," tegas Samino.(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved