TERCYDUG! Rony Patina Sarani Lagi Nyabu di Kandang Ayam

Rony Patina Sarani tetap terciduk mengonsumsi narkoba meski diduga telah berupaya sembunyi di dalam kandang ayam, di samping rumahnya.

TERCYDUG! Rony Patina Sarani Lagi Nyabu di Kandang Ayam
ANTARA
Ilustrasi barang bukti sabusabu. (ANTARA) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Rony Patina Sarani (38) warga Jalan Nagahuta Gang Jambu Kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Siantar ditangkap petugas Satres Narkoba Polres Siantar.

Rony Patina Sarani tetap terciduk mengonsumsi narkoba meski diduga telah berupaya sembunyi di dalam kandang ayam, di samping rumahnya.

Pencidukan Rony awalnya dari informasi warga.

"Rony ditangkap berkat adanya informasi dari masyarakat yang diterima, dan langsung ditindaklanjuti oleh Satres Narkoba Polres Siantar turun langsung ke alamat lokasi yang diinformasikan masyrakat," Kata Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP Mulyadi, Minggu (4/3/18).

Personil Satres Narkoba awalnya memantau dan masuk ke dalam rumah, namun Rony tidak ditemukan.

Baca: Buruh Bangunan Ditangkap Polisi Karena Bawa Sabusabu

Tak berhenti memeriksa rumah, petugas menuju samping rumah dan menemukan kandang ayam.

"Di dalam kandang ayam tersebut ditemukan seorang laki-laki (Rony) yang dicurigai dan langsung ditangkap dengan barang bukti," jelas Mulyadi.

Petugas menemukan barang bukti sabusabu dari atas meja di dalam kandang ayam. Jumlah barang bukti berupa dua paket narkotika diduga jenis sabu, satu bong terbuat dari botol kaca lengkap dengan sedotan plastik, dua mancis, satu jarum.

Baca: Tak Dibawa Ke Jogja Karena Cedera, Begini Kondisi Gelandang Andalan PSMS Medan

"Selain itu barang bukti itu, barang bukti diduga usai dipakai konsumsi satu pipa kaca bekas dibakar, seungkus plastik klip. Dan dari kantong celana sebelah kiri Rony ditemukan satu unit handphone merk Nokia warna biru juga dijadikan barang bukti," ujar Mulyadi.

Di Mapolres Siantar, Rony tak bisa menampik tentang kepemilikan barang bukti yang ditemukan. Dia mengatakan bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi penangkapan adalah miliknya.

Atas perbuatannya, Rony akan dipersangkakan dengan pasal 114 subsider pasal 112 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya lima tahun penjara.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved