Kunjungi Korban Kebakaran di Sibolga, Korban Curhat Kesusahannya

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus, pendamping Djarot Saiful Hidayat mengunjungi korban

Kunjungi Korban Kebakaran di Sibolga, Korban Curhat Kesusahannya
Sihar Sitorus saat mengunjungi korban kebakaran di Lingkungan Satu, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Selasa (6/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus, pendamping Djarot Saiful Hidayat mengunjungi korban kebakaran di Lingkungan Satu, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Selasa (6/3/2018)

 Sihar Sitorus berkeliling melihat sisa-sisa rumah yang terbakar. Ia menyalami para warga yang bertemu dengannya seraya mengajaknya berbincang mengenai bencana kebakaran yang menimpa warga. Bencana kebakaran ini mengakibatkan 55 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

 "Kami ada 55 kepala keluarga yang mengungsi pak. Kami ini ada yang punya rumah sendiri dan ada yang mengontrak. Rumah yang terbakar 20 unit namun berlantai dua. Makanya kami sampe 55 kepala keluarga," ujar Ita, salah seorang korban kebakaran.

 Para warga yang mengalami musibah ini curhat kepada Sihar Sitorus bahwa mereka sangat butuh bantuan, terutama bantuan untuk memulihka perekonomian mereka, terutama alat-alat kerja yang mereka butuhkan untuk mencari nafkah. 

"Kami sangat butuh bantuan alat-alat rumah tangga dan alat-alat penunjang kami bekerja. Saya misalnya jualan, jadi saya harap dapat alat-alat masak. Begitu juga dengan material bangunan supaya kami bisa bangun rumah lagi," paparnya.

Bantuan berupa makanan menurut Ita sudah mereka terima dengan baik, seperti makanan mie instan, namun baginya makanan tersebut sudah cukup. "Kalau bantuan makanan sudah banyak. Pemerintah pun sudah meberikan. Kami sangat butuh bantuan yang bisa memulihkan ekonomi kami, biar kami tidak mengungsi lagi seperti 20 hari terakhir ini," ujarnya.

Sihar Sitorus yang mendengar keluhan para warga, memberi bantuan, kemudian dia mengajak orang-orang supaya peduli dengan para korban bencana tersebut. "Mari kita bangun rasa sensitif kita bagi teman-teman warga yang membutuhkan bantuan. Mari kita ringankan beban mereka secara bersama-sama," ajak Sihar.

Bencana kebakaran ini terjadi pada 14 Februari 2018 lalu, satu warga meninggal dunia, pemerintah Kota Sibolga sudah meberikan bantuan dengan mebuka dapur umum untuk pengungsi di Islamic Center Sibolga. Pemerintah pun mengajak orang-orang kiranya bisa memberikan bantuan untuk meringankan beban warga yang terkena musibah tersebut.

 "Banyak dibutuhkan bantuan. Sekarang ini kami masih bisa memberikan bantuan berupa makanan dan membuka dapur umum. Para warga butuh bantuan material, supaya  bisa membangun rumahnya. Kiranya para warga yang berkenan membantu boleh diantarkan ke posko pengungsi di Islamic Center Sibolga," ujar Nurawiyah Hutagalung, Camat Sibolga Kota.

(ryd/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved