Pegawai Honorer Pemko Medan Jadi Pekerja Kafe Dadakan, Disuruh Cabuti Rumput

Satu waktu, Fauzi yang ada kesibukan lain untuk mengecek sejumlah perusahaan sesuai surat perintah tugas (SPT) dinas

Pegawai Honorer Pemko Medan Jadi Pekerja Kafe Dadakan, Disuruh Cabuti Rumput
Istimewa
Pegawai honorer Pemko Medan jadi pekerja kafe dadakan 

Mantan Honorer Dinas Perindustrian Buka "Borok" Kepala Dinas

TRIBUN-MEDAN.com - Sambil menenteng sejumlah berkas, Ahmad Fauzi (53) terlihat mondar‑mandir tak jauh dari Warung Kopi (Warkop) Jurnalis, Jalan Agus Salim, Medan, Senin (5/3) siang.

Wajah Fauzi lusu saat menghampiri jurnalis. "Saya ini sebelumnya honorer di Dinas Perindustrian Medan. Sudah lima tahun saya kerja di sana," katanya membuka pembicaraan.

Ia kemudian mengawali kisahnya, di mana pada 28 Januari lalu surat pemecatannya keluar yang ditandatangani langsung Sekretaris Dinas Perindustrian Budi Hariono.

"Saya sempat diminta kadis bersihkan kafe. Memang beberapa kali ke sana cabuti rumput, bersihkan kolam, dan kamar," katanya.

Satu waktu, Fauzi yang ada kesibukan lain untuk mengecek sejumlah perusahaan sesuai surat perintah tugas (SPT) dinas, urung datang ke kafe Bandrek Semba di kawasan Medan Selayang, yang diduga milik Kadis Perindustrian Zulkifli Sitepu.

"Karena tak datang, saat rapat tanggal 22 Januari kami diusir. Kemudian menyusul surat pemecatan. Saya tidak terima, membersihkan kafe bukan tugas saya," ungkap Fauzi.

Pegawai honorer Pemko Medan, tak datang sehari langsung dipecat
Pegawai honorer Pemko Medan, tak datang sehari langsung dipecat (Ist)

Ia mengatakan sekretaris dinas yang lama, Said Khaidir sempat memperjuangkan dirinya tetap sebagai honorer.

"Kami, kan, ada kerjaan lain. Masa dipaksa kerja di kafenya. Bukannya saya enggak pernah ke sana, pernah juga. Tapi waktu itu karena saya ada kegiatan lain," kesal Fauzi.

Pegawai honorer Pemko Medan masih kenakan seragam disuruh melakukan tugas bersih-bersih
Pegawai honorer Pemko Medan masih kenakan seragam disuruh melakukan tugas bersih-bersih (Ist)

Ia berharap kasus yang menderanya dapat perhatian dari Wali Kota Medan Dzulmi Eldin.

Halaman
123
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved