Breaking News:

DPRD Akan Tindaklanjuti Secara Formal Terkait Rencana Pemindahan Masjid Amal Silaturrahim

Anggota DPRD Medan, Jumadi mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti permasalahan penggusuran masjid secara formal

Anggota DPRD Medan, Jumadi saat ditemui di Masjid Amal Silaturrahim, Senin (12/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Anggota DPRD Medan, Jumadi mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti permasalahan penggusuran masjid secara formal.

Pihaknya akan segera mengadakan rapat antara Komisi D dan Komisi A di DPRD Medan.

"Kami sudah memfasilitasi dan akan menindaklanjuti secara formal melalui komisi, dari Komisi D masalah bangunan, dan keagamaan di Komisi A. Nanti akan rapat bersama. Bisa saja kita periksa nanti ini, bagaimana izin bangunan sebelah ini. Nanti kita periksa semua dari TRTB, amdal, dan izin jarak sepadannya,"katanya Senin (12/3/2018).

Dikatakannya, Pemko Medan harus bijak melindungi umat Islam. Ini aset umat, dan Pemko jangan mengutamakan kepentingan pengusaha.

"Kita minta pada Wali Kota keadlilan, jangan dibikin gaduh. Masjid ini umat islam punya, kita gak bicara macam-macam, ini tempat beribadah. Kita tidak ingin suasana jadi tidak kondsaif. Kalau kita bicara ayat dan sebagainya bisa panjang nanti,"ungkapnya.

Jumadi menambahkan, intinya masjid tidak bisa dipindahkan ke mana pun. Kecuali dalam keadaan darurat, untuk kepentingan umat. Namun, apabila masjid dipindah untuk kepentingan pengusaha, maka sudah menyalahi aturan.

Warga dan jemaah Masjid Amal Silaturrahim di Komplek Asia Mega Mas menolak pemindahan bangunan masjid, yang hendak dilakukan Pemko Medan. Dikabarkan, tanah wakaf masjid akan diserahkan Pemko Medan pada Perum Perumnas, yang sedang membangun rusunawa tepat di belakang masjid.

(raj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved