Kompleks Elite Setia Budi Disatroni Maling, Pelaku Congkel Rumah Pakai Linggis
"Pelaku sempat naik ke lantai dua. Usai beraksi, pelaku menyembunyikan linggisnya di atas meja," kata Budiman.
Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Asrarul Husrita (22) sempat ketakutan saat rumahnya di Komplek Taman Setia Budi Indah (Tasbih) I Blok YY No68, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang disatroni maling.
Korban yang berstatus sebagai mahasiswi ini memilih bersembunyi di dalam kamar lantaran takut dilukai pelaku.
"Pencurinya satu orang. Pelakunya masuk dengan cara mencongkel pintu dengan linggis," kata Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Budiman Simanjuntak, Selasa (13/3/2018).
Baca: Kejari Langkat Lantik 3 Kepala Seksi dan Kasubsi, Berikut Nama-nama Pejabat Tersebut
Baca: Para Pasangan Calon Bupati Boleh Tambah APK sampai 150 Persen, Ini Syaratnya
Adapun identitas pelaku yakni M Martua Nasution (35) warga Jalan Gatot Subroto, Gang Banteng Medan. Pelaku mencuri uang milik korban sebesar Rp180 ribu yang ada di dalam dompet.
"Pelaku sempat naik ke lantai dua. Usai beraksi, pelaku menyembunyikan linggisnya di atas meja," kata Budiman. Sialnya, begitu si pelaku keluar rumah, petugas sekuriti datang dan langsung menangkapnya.
Sejumlah warga yang kesal lantas menghajar pelaku. Pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini "dipermak" massa hingga babak belur. Beruntung, petugas Polsek Sunggal yang patroli melintas di lokasi dan langsung mengamankan tersangka beserta barang buktinya.
"Tersangka ngakunya baru sekali beraksi. Namun kami masih mengecek laporan lain terkait kasus ini," ungkap Budiman.(ray/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pencuri_20180313_172718.jpg)