Petugas Kepung Bripka Sp, Warga Mengira Pengepungan Bandar Narkoba

Sejumlah petugas kepolisian yang selama sepekan ini memburunya memepet mobil Bripka Sp hingga ke pinggir jalan.

Petugas Kepung Bripka Sp, Warga Mengira Pengepungan Bandar Narkoba
kompas.com
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com, PALANGKARAYA - Penangkapan Bripka Sp di Kota Palangkaraya, Kalteng, berlangsung dramatis, dan sempat membuat geger warga sekitar Pasar Kameloh.

Diperoleh informasi, Selasa selepas Magrib, Bripka Sp mengemudikan mobil Avanza di Jalan A Yani.

Saat itu dia bermaksud menghentikan mobil di ke pinggir jalan, depan Barata Departement Store.

Saat itu pula, sejumlah petugas kepolisian yang selama sepekan ini memburunya memepet mobil Bripka Sp hingga ke pinggir jalan.

Aksi petugas itu sempat membuat geger sejumlah warga yang ada di sekitar tempat kejadian.

Terlebih sejumlah petugas mengepung mobil Avanza sambil mengacungkan senjata api ke arah pengemudi mobil sambil berteriak, “Turun! Angkat tangan!”

Subli, salah satu pedagang di dekat Departement Store Barata menuturkan, saat itu, dia sedang duduk-duduk di depan toko penjual sepatu, tiba-tiba dikejutkan sebuah mobil dihentikan paksa oleh sejumlah polisi bersenjata.

“Para petugas itu, nampaknya polisi, memerintahkan orang di dalam Avanza itu menyerah dan keluar dari dalam mobil,” tuturnya.

Disebutkan dia, orang di dalam mobil keluar sambil mengangkat tangan tanpa melakukan perlawanan kepada petugas yang mengepungnya.

Subli mengaku terkejut karena mengira polisi kala itu sedang menangkap bandar narkoba.

"Saya kaget, karena saya kira polisi sedang menangkap bandar narkoba, karena mereka sempat teriak-teriak meminta orang yang ada di dalam mobil itu turun keluar sambil mengacungkan pistol,” ungkap dia kepada BPost. (*)

Editor: Liston Damanik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved