Breaking News:

Pilgub Sumut

Kuasa Hukum JR Saragih Sebut KPU Sumut Bisa Dipidanakan

Kuasa hukum JR-Ance, Ikhwaluddin mengatakan langkah ini sudah benar untuk ke PTTUN

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa |
TRIBUN MEDAN / M Fadli Taradifa
Kuasa Hukum, JR Saragih dan Ance, Ikhwaluddin, usai melaksanakan persidangan di PTTUN, Jumat (9/3/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan, M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Hasil berita acara KPU Sumut tentang putusan gugatan yang menyatakan pasangan JR Saragih-Ance tetap tidak memenuhi syarat (TMS), dinilai tidak profesional oleh Ikhwaluddin.

Kuasa hukum JR-Ance, Ikhwaluddin mengatakan langkah ini sudah benar untuk ke PTTUN. Jika KPU tetap melakukan TMS kepada pasangan JR Saragih-Ance, padahal sudah bersama melakukan pelegesan sesuai putusan Bawaslu.

Maka bisa melihat ini ada ketidak profesional.

"Putusan Bawaslu itukan ijazah bukan tanda tamat belajar, ijazah itu maknanya luas, bisa SMA S1,S2, dan sebagainya. Kalau kita melihat itu ya termaksud pengganti ijazah. Kita bisa mempidanakan KPU karena menghalang-halangi menjadi pasangan calon. Karena cara menilainya tidak memiliki dasar argumen yang kuat," ujarnya pada saat menghadiri sidang lanjutan di PTTUN, Kamis (15/3/2018).

Baca: KPU Sumut Putuskan TMS Lagi, Tim dan Sahabat Jr Saragih-Ance Tetap Solid

Menurut Ikhwaluddin KPU sengaja membangun opini yang mendorong ijazah palsu.

"Yang jadi tanda tanya kami, KPU ini seakan-akan menduga kalau kami tidak punya ijazah. Ini hanya berani membangun opini, kalau berani langsung saja bilang ijazah palsu, agar bisa kita pidanakan," tambahnya.

Proses majunya pasangan JR Saragih-Ance terus dilakukan meski sudah dua kali dinyatakan TMS.

Hingga berita ini diturunkan, massa pendukung JR Saragih-Ance terus berdatangan untuk mengetahui langsung bagaimana perkembangan dari peradilan PTTUN.(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved