Sopir Taksi Online Bunuh Penumpangnya Cewek Bertato Hello Kitty Gini Kronologinya
"Ditangkap di rumahnya, korban dan pelaku tidak memiliki hubungan apapun," terangnya.
TRIBUN-MEDAN.COM - Kasus penemuan mayat wanita cantik di depan Perumahan Cibinong Griya Asri (CGA), Kabupaten Bogor, Minggu (18/3/2018) akhirnya terungkap.
Ternyata korban merupakan korban pembunuhan adik kakak.
Kasunya terungkap setelah polisi berhasil mengidentifikasi identitas korban yang ternyata menjadi penumpang taksi online sebelum ditemukan meninggal.
Tribunnews.com mengumpulkan sejumlah data terkait kasus tersebut mulai dari malam sebelum mayat ditemukan hingga polisi menangkap pelakunya.
1. Kronologi penemuan mayat
Seorang warga, Hamzah Najib Alim (22) mengatakan bila wanita yang ditemukan tewas di daerahnya bukan warga sekitar.
"Iya bukan warga CGA atau sekitarnya, tidak ada yang kenal," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (18/3/2018).
Hamzah yang kala itu sedang berkumpul bersama temannya hingga pukul 04.00 WIB subuh pun tak melihat ada gerak-gerik mencurigakan di sekitar lokasi penemuan mayat.
"Saya lagi nongkrong sama teman sampai subuh di sebelahnya, di ruko gitu, nggak melihat ada yang buang mayat atau apapun," katanya.
Padahal, kata dia, pihak kepolisian menemukan ada satu unit mobil yang parkir tepat di depan lokasi penemuan mayat lewat rekaman CCTV di ruko depan Perumahan CGA.
Baca: Setelah Bercerai, Tiba-tiba Nafa Main Film Horor, Makan Bunga Kantil untuk Panggil Roh
Baca: BNN RI Tembak Bandar Narkoba Skala Internasional, Irjen Arman Depari Beber Kronologinya
"Saya ditanya sama polisi tadi lihat mobil avanza parkir atau tidak sekitar pukul 01.00 WIB, saya sama teman saya gak lihat karena memang lagi ramai malam minggu," terangnya.
Dikatakannya bahwa mobil tersebut parkir menghadap ke arah jalan tepat di depan lokasi penemuan mayat.
"Saya lihat fotonya, itu mobil Avanza putih kalau gak salah," jelasnya.
Lebih jauh dia mengatakan, saat malam hari, lokasi tersebut memang terlihat gelap lantaran minim penerangan.
"Iya gelap makanya kita juga gak sadar kalau ada mayat," ucapnya.
Ditemukan pemulung
Menurut seorang warga sekitar, Hamzah Najib (22) mayat yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan pertama kali oleh seorang pemulung sekira pukul 07.00 WIB.
Saat itu, pemulung tersebut melaporkan adanya sosok mayat perempuan ke petugas keamanan Perumahan CGA bernama Hendy.
Baca: Hotman Paris Sawer Cita Citata 5 Ribu Dolar di Kopi Johny: Ini Rahasia Kita Aja
Baca: Suruh Perempuan Tunjukkan Bokong Hasil Operasi Plastik, Hotman Paris Banjir Kritik
Hendy yang mendapatkan informasi tersebut pun langsung melaporkan temuan tersebut ke Bhabimkamtibmas setempat.
"Pas dicek ternyata memang benar ada mayat perempuan pakai dress warna abu kecoklatan sedikit terbuka bagian atasnya," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (18/3/2018).
Setelahnya, sejumlah warga pun langsung mengerumuni lokasi temuan mayat sampai pada akhirnya sejumlah petugas kepolisian tiba melakukan olah TKP.
Saat polisi hendak melakukan pemeriksaan terhadap saksi, lanjutnya, pemulung yang menemukan pertama kali mayat tersebut justru menghilang.
"Jadi yang diinterogasi Pak Hendy aja, soalnya pemulungnya dicari warga sama polisi ga ketemu udah pergi, laki-laki pemulungnya," tuturnya.
Baca: Warga Temukan Mayat Perempuan di Sungai, Polisi Bilang Ada Cincin di Jari Manis
2. Kondisi dan ciri korban saat ditemukan
Dilansir dari Tribunnewsbogor.com, wanita yang tidak diketahui identitasnya itu ditemukan dengan posisi tangan terikat dan wajah ditutupi kantong plastik putih.
Posisi kedua kaki melipat dengan kaki terikat ke belakang.
Posisi korban saat ditemukan terlentang ke samping kiri dengan kedua kaki melipat.
Seorang warga sekitar, Teguh Ganda Wijaya (24) mengatakan, jasad wanita yang memakai dres abu-abu dengan bagian atas terbuka dengan kaki masih mengenakan sepatu berwana pink.
"Diduga korban pembunuhan karena terdapat luka memar di bagian dada dan bahu," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.
Punya tato di punggung
Dilansir dari Tribunnewsbogor.com, Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky mengatakan, pihaknya pun belum menerima adanya laporan kehilangan setelah ditemukannya sosok wanita yang disinyalir berusia 29 tahun itu.
"Belum ada laporan yang masuk ke kami, belum tahu kalau di tempat lain," ujar Dicky kepada wartawan di Mapolres Bogor, Senin (19/3/2018).
Andi menjelaskan bahwa wanita yang ditemukan dengan kondisi tangan terikat dan wajah tertutup plastik itu masih berada di Rumah Sakit (RS) Kramatjati, Jakarta.
"Kita lakukan visum untuk hasilnya belum keluar," terangnya.
Lebih jauh dia mengatakan bahwa ciri-ciri wanita tersebut saat ditemukan diantaranya masih muda, menggunakan kawat gigi, sepatu berwarna pink dan kulit kuning langsat.
Selain itu, korban yang mengenakan dress berwarna abu-abu dengan bra warna hitam itu pun memiliki rambut hitam, panjang, dan ikal.
"Ya kalau dilihat, memang masih muda, cantik, juga bertato di bagian punggungnya, kurang begitu jelas gambarnya," tuturnya.
Belakangan diketahui korban punya tato Hello Kitty di punggungnya.
3. Luka di bahu
Dilansir Tribunnewsbogor.com, Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky menduga wanita cantik yang ditemukan tewas di depan Perumahan Cibinong Griya Asri (CGA) disinyalir merupakan korban pembunuhan.
Kapolres mengatakan pihaknya menemukan ada bekas luka di beberapa bagian tubuh wanita yang belum diketahui identitasnya itu.
"Ada luka di bahu dan bagian tubuh lainnya, saat ini masih kita tunggu hasil visumnya, ada indikasi ke arah pembunuhan," kata Kapolres saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com di Mapolres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Senin (19/3/2018).
Andi mengatakan, wanita cantik itu disinyalir mendapatkan perlakuan kekerasan hingga meninggal dunia yang kemudian dibuang di depan Perumahan CGA, Kabupaten Bogor.
"Kalau lokasi kejadian kayanya bukan di situ, tapi di tempat lain," ucapnya.
Lebih lanjut Andi menjelaskan, belum diketahui secara pasti apakah wanita tersebut juga menjadi korban pemerkosaan atau tidak.
Pasalnya, sampai saat ini pihaknya masih belum menemukan adanya tanda kekerasan seksual.
"Kalau kekerasan seksual masih harus dicari tahu lebih dalam lagi, sekarang masih dilakukan penyelidikan," tuturnya.
4. Identitas korban
Sosok wanita yang ditemukan tewas di depan Perumauhan Cibinong Griya Asri (CGA) rupanya merupakan seorang marketing di sebuah wedding organizer.
Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita mengatakan, wanita yang diketahui bernama Yun Siska Rohani (29) itu tinggal di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Korban sudah diautopsi dan diserahkan kepada pihak keluarga pada Minggu (18/3/2018)," ujarnya saat dikonfimasi TribunnewsBogor.com.
Lebih jauh Ita mengatakan, bahwa Siska yang ditemukan dengan pakaian sedikit tersingkap itu saat ini telah dikebumikan.
"Tadi pagi sekira pukul 10.00 WIB sudah dimakamkan di TPU dekat rumahnya," tuturnya.
Ita pun menerangkan bahwa Siska diduga menjadi korban pembunuhan yang kemudian dibuang di depan Perumahan CGA, Cibinong, Kabupaten Bogor.
"Berdasarkan hasil alat mambis inafis diketahui identitas korban yg diduga korban pembunuhan," jelasnya.
5. Pelakunya adik kakak
Pelaku pembunuhan wanita bernama Yun Siska Rohani (29) yang jenazahnya di buang di depan Perumahan Cibinong Griya Asri (CGA), Kabupaten Bogor ternyata seorang sopir taksi online.
Pelaku FH, melancarkan aksinya bersama adiknya FD di kawasan Rest Area Tol Jagorawi, Minggu (18/3/2018) dini hari.
Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky mengatakan bahwa pada awalnya korban memesan taksi online di kawasan Jakarta Selatan menuju Hotel di Kawasan Jakarta.
Namun korban tak langsung diantarkan ke tempat tujuan, melainkan diajak berputar-putar sampai ke kawasan Tol Jagorawi.
"Kemudian saat di rest area daerah Sukaraja, korban dimintai uang Rp 20 juta dan dirampas barang-barangnya, namun saat itu korban tidak membawa uang yang diminta sehingga korban dicekik hingga tewas," ujarnya kepada wartawan, di Mapolres Bogor, Selasa (20/3/2018).
Dikatakannya bahwa saat itu jasad korban langsung dibuang di depan Perumahan CGA, Kabupaten Bogor.
Jasad Siska sendiri baru ditemukan warga sekitar sekira pukul 07.00 WIB.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi pun berhasil menangkap dua pelaku tersebut di kawasan Tajurhalang, Kabupaten Bogor dini hari tadi.
"Ditangkap di rumahnya, korban dan pelaku tidak memiliki hubungan apapun," terangnya.
Adapun barang bukti yang turut diamankan berupa satu unit mobil Suzuki Ertiga warna putih, satu roll lakban warna hitam, sebilah samurai kecil, satu pasang sepatu high heels warna hitam, satu pasang anting milik korban, dan lain sebagainya.
"Beberapa barang ada yang dibuang dan dijual, kalau yang dijual itu seperti ponsel," ucapnya.
Dicky menambahkan, kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat 4 KUHP, Pasal 338 KUHP dan Pasal 340 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang pembunuhan dan atau pembunuhan berencana.
"Dua pelaku terancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cewek-hello-kitty_20180320_180857.jpg)