Breaking News:

RICUH! Ratusan Pengemudi Grab Bike Geruduk Kantor Grab, Tuntut Pencairan Bonus

Ratusan pengemudi Grab Bike geruduk kantor Grab di Komplek CBD Medan Polonia, Rabu (21/03/2018)

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Frengki Marbun
Ratusan pengemudi Grab Bike memadati Kantor Grab yang berada di Komplek CBD Polonia Medan, Rabu (21/3/2018) 

Laporan wartawan Tribun Medan / Frengki Marbun

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN -Ratusan pengemudi Grab Bike geruduk kantor Grab di Komplek CBD Medan Polonia, Rabu (21/03/2018). Mereka beranggapan, perusahaan telah membohongi para pengemudi terkait bonus yang belum diterima.

"Persoalannya sekarang kenapa perusahaan seperti membohongi kami. Kami banting tulang cari uang, ke sana, ke sini. Tiba begini, insentif tidak dicairkan. Ada-ada aja kan," ujar Chandra, pengemudi Grab kepada Tribun Medan.com.

Katanya, Insentif tergantung perjalanan, seperti mengantar 25 penumpang seharusnya sudah diterima. Promo itu tidak masuk ke dompet tunai.

Dua hari yang lalu para pengemudi Grab Bike sempat melakukan sweeping di beberapa ruas Jalan Kota Medan. Mereka melakukan aksi tersebut karena untuk mengungkapkan kekesalan mereka terhadap perusahaan.

Baca: Usai Dituding Pelakor, Tessa Kaunang Balas Begini pada Mantan Adik Ipar Kekasih Barunya

Baca: Video Asli Lucinta Luna Operasi Kelamin Diklaim Melly Berdurasi 42 Detik, Baru 15 Detik Diunggah

Kepolisian Kota Besar Medan yang mengamankan lokasi sempat kewalahan karena para pengemudi Grab Bike memaksa untuk masuk ke ruangan kantor Manajemen Grab. Dalam aksi itu juga, para pengunjuk rasa sempat dorong-dorongan karena pihak manajemen belum bisa memberi hak para pengemudi hari itu juga.

Karena situasi sempat mencekam, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, pun turun tangan mengamankan lokasi.

"Semua driver harap tenang. Kalau dengan kekerasan, masalah tidak akan selesai. Semua tenang," ujar Dadang saat berdiri di Mobil Sabhara dengan nada suara tinggi.

Para pengemudi Grab Bike mulai kondusif. Ia pun mengatakan akan membantu para pengemudi Grab Bike dalam menyelesaikan masalah tersebut.

"Kepolisian akan berbicara dengan manajemen. Semua harap tenang. Kami akan membantu kalian. Kasian anak-anak kalian, kalau anda semua rusuh dengan melakukan dengan kekerasan, masalah tidak akan selesai. Kepolisian akan membantu," ujarnya lagi.

Setelah mendengar arahan tersebut, para pengunjuk rasa pun kembali kondusif dan menunggu pihak manajemen menyelesaikan masalah tersebut.(Cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved