Tarif Murah, PDAM Tirta Nciho Ingin Setiap Rumah Dapat Akses Air Bersih

Katanya, masyarakat hanya perlu membayar Rp 600 ribu dari harga normal Rp 1,4 juta.

Tarif Murah, PDAM Tirta Nciho Ingin Setiap Rumah Dapat Akses Air Bersih
Tribun Medan/Tommy
Direktur Utama PDAM Tirta Nciho Kabupaten Dairi, Walhin Munthe saat ditemui di Kantornya, Rabu (21/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nciho Kabupaten Dairi tengah melakukan program idle capasity.

Program ini berlangsung di tiga kecamatan yakni Kecamatan Laeparira, Parongil, dan Gunung Sitember.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Nciho, Walhin Munthe menjelaskan program ini untuk mengajak masyarakat menggunakan fasilitas air dari PDAM dengan biaya murah dan mudah.

Katanya, masyarakat hanya perlu membayar Rp 600 ribu dari harga normal Rp 1,4 juta.

Menurutnya, sampai saat ini masih banyak masyarakat Kabupaten Dairi yang enggan menggunakan fasilitas PDAM. Pasalnya, masyarakat merasa keberatan membayar air.

Baca: Dirut PDAM Dairi, Pernah Jadi Tukang Pangkas dan Pencatat Meteran

"Masyarakat terkadang berpikir untuk apa membayar air, karena di sungai banyak air atau pun mereka lebih memilih sumur bor. Padahal, air dari sumur bor itu tentu tidak begitu higenis,"ujarnya, Rabu (21/3/2018).

Ia juga berharap setiap rumah itu memiliki meteran air. Program ini menurutnya dapat meminimalisir krisis air bersih di Kabupaten Dairi.

Pihaknya juga membuka tawaran kepada setiap masyarakat di suatu desa untuk menikmati program idle capacity. Namun, dalam satu desa tersebut setidaknya melebihi dari 30 rumah.

Baca: Gara-gara Foto Acungkan Dua Jari Bareng Djarot, Pejabat PDAM Tirtanadi Diperiksa Bawaslu

"Silakan bila ada warga desa yang ingin dibuat meteran dengan biaya murah. Tapi kita ukur dan survei dulu nanti. Misalnya mereka 20 rumah saja, modal di sana habis ratusan juta. Setidaknya lebih dari 30 rumah,"katanya.(*)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved