Breaking News:

Warga Mengeluh Sumur Mengandung Minyak, Pertamina Cari Tahu Penyebabnya

Pemeriksaan komprehensif meliputi pengecekan sarfas SPBU dengan melakukan cek tanki pendam menggunakan dipstik,”

Penulis: Ayu Prasandi | Editor: Salomo Tarigan
Tim Health Safety, Security and Environment (HSSE) Marketing Operation Region (MOR) I saat melakukan pemeriksaan sumur warga yang diduga mengandung minyak 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

 TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I melakukan pemeriksaan dan pengecekan pada sumur milik warga dan di sekitar tanki pendam SPBU No.14.208 152 Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. 

 Hal tersebut menyusul adanya keluhan warga yang mengklaim sumurnya mengandung minyak.

 Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Health Safety, Security and Environment (HSSE) Marketing Operation Region (MOR) I.

“Pemeriksaan secara komprehensif ini meliputi pengecekan sarfas SPBU dengan melakukan cek tanki pendam dengan menggunakan dipstik,” ujar Unit Manager Communication and CSR PT Pertamina (Persero) MOR I, Rudi Ariffinato, Rabu (21/3/2018).

 Ia menjelaskan, juga dilakukan pemeriksaan cek fisik lingkungan sekitar SPBU hingga kepada sumur timba yang diduga mengandung minyak milik warga tersebut.

Baca: LIVE STREAMING: Prediksi Duel Timnas Indonesia vs Singapura Akan Berlangsung Sengit

Baca: Bandar Tewas Ditembak, Bagaimana Bawa 30 Kg Sabu dari Malaysia ke Medan?

 “Tim HSSE juga telah memastikan bahwa tanki milik SPBU No.14.208.152 tidak ditemukan adanya jejak kebocoran pada sarfas SPBU, hingga saat ini belum dapat dipastikan sumber dan jenis kandungan yang diduga minyak yang ditemukan di dalam sumur warga sampai hasil uji Lab diketahui,” jelasnya.

 Ia menerangkan, sampel  air sumur yang diambil sekitar 1,5 liter dengan metode suling dibantu dengan absorben untuk diperiksa secara fisik dan struktur dari kandungan tersebut. 

 “Dalam hal ini, Pertamina siap berkordinasi dengan pihak -pihak yang berwenang dan  pihak terkait untuk mengatasi hal tersebut,” terangnya.

 Ia menuturkan, sebagai perusahan milik negara, Pertamina memiliki standar operasional dalam menanggani kegiatan-kegiatan di daerah operasional khususnya daerah SPBU yang harus mengedepankan  aspek safety dalam menjalankan operasionalnya.

 “Bahkan pemeriksaan secara rutin  atau melakukan  monitor pengawasan setiap hari untuk memastikan keamanannya,” katanya.(pra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved