Smart Woman

Founder Kreator Meryl: Menembus Batas Meraih Mimpi

Ia bekerja sebagai External Relations Manager FPCI (Foreign Policy Community of Indonesia),Program Director Supermentor,

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Natalin Sinaga
Meryl Rouli Saragih 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-"Kalau kamu mau menaikkan suatu kota, kamu harus menumbuhkan orangnya, transfer ilmu, ajari orangnya. Kamu harus berkorban waktu, tenaga dan pikiran untuk bisa grow the people," ucap Founder Kreator, Meryl Rouli Saragih.

Anak ketiga dari empat bersaudara ini,  sudah sepuluh tahun merantau di Jakarta. Selama merantau di ibukota ia kuliah dan berkerja.

Ia bekerja sebagai External Relations Manager FPCI (Foreign Policy Community of Indonesia),Program Director Supermentor, sebuah program mentoring yang terkenal hingga sebagai pengacara sebuah firma hukum. Namun, ia berpikir untuk kembali Medan, Meryl ingin berkontribusi untuk Sumatera Utara melalui Kreator, Event Creator.

 "Kreator merupakan sebuah perusahaan jasa yang mendedikasikan dirinya dalam membantu pengelolaan perusahaan, khususnya dalam bidang pendidikan informal, hubungan ke pemerintahan, korps diplomatik, promosi, marketing dengan menciptakan loyal customer berupa tindakan promosi. Selain itu Kreator adalah wadah kita menemukan anak-anak muda yang potensial dengan mentor-mentor yang bisa membantu mereka mencapai impian mereka itu salah satunya. Jadi bentuk kegiatan kita itu seminar workshop lebih ke social entrepreneur," ucapnya.

Baca: Kontra Bali United, PSMS Medan Banyak Sia-siakan Peluang Emas, Pelatih Blak-blakan Evaluasi

Baca: Kembar Siam Pertama di Dunia Ternyata Berhasil Menikahi 2 Gadis dan Memiliki Puluhan Anak

 Perempuan kelahiran 18 Mei 1990 ini menambahkan, kreator mampu menciptakan berbagai event promosi yang memadukan seni, bisnis dan kreatifitas dalam usahanya mencapai keputusan pasar yang positif terhadap barang dan jasa yang ditawarkan melalui berbagai cara antara lain seminar, workshop, pelatihan,pameran, event promosi, product launching, grand opening, dan lain-lain. 

 'Motto dari Kreator adalah Creativity, Collaboration and Creation. Melalui Kreator ini diharapkan dari setiap kegiatan yang dilakukan akan menghasilkan kreatifitas, kolaborasi dan menciptakan karya,"ungkapnya.

 Dalam waktu dekat tanggal 1 April 2018 Kreator menyelenggarakan workshop gratis, Journey to success dengan tema menembus batas meraih mimpi yang dibimbing oleh Founder Masuk Kampus, Katalis Education Indra Sugiarto, Co-Founder dan CEO Lumut Communication Yenny Heriana, Putri Indonesia Sumatera Utara 2016 Putri Mentari, dan Young Innovator Juara Kompetisi Mobil Listrik Nasional, Fandi Pasaribu bertempat di Hotel Danau Toba Internasional, Jalan Imam Bonjol. 

 "Target peserta mulai usia 17  hingga 23 tahun yang baru lulus SMA dan kuliah. Usia segini kamu tahu kekuatan kamu dimana, kerja sesuai passion kamu akan menjadi orang yang maksimal, berpotensial dan kamu bisa menjadi aset buat bangsa ini," tutur Meryl.

Baginya dukungan keluarga itu sangat penting karena keluarga merupakan ring pertama yang mengajari dan mendukung moral.

 Meryl mengaku menyukai politik, Ketika ditanya Tribun Medan mengapa suka politik?

“Ayah saya juga kebetulan terlibat dalam suatu partai dan juga dulu mencalonkan diri sebagai anggota legislatif selama tiga periode jadi dari kecil saya sudah diajak kampanye. Sejak umur 8 tahun saya sudah ke dapil bertemu dengan masyarakat. Jadi saya merasa ini menarik sekali, Ayah saya juga menerima aspirasi masyarakat dan membantu menentukan kebijakan itu,”tuturnya.

 Saat zaman sekolah Meryl juga sudah aktif Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), waktu kuliah ia juga terpilih menjadi anggota parlemen.

 “Bagian organisasi itu sudah ada dalam diri saya. Saya ingin terlibat, karena saya merasa peran anak muda itu sangat penting, bukan saatnya lagi kita diam untuk menanggapi hal ini, sudah saatnya kita ambil bagian. Anak-anak muda ini tak bisa hanya disuruh pilih-pilih saja, tak bisa kita tawarkan ide gagasan saja tapi mereka juga harus juga kita tawarkan program. Kita harus peduli politik, kalau bukan kita yang mulai siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi. Kalau kita enggak peduli politik, berarti kita enggak peduli dengan hidup kita,”ucapnya.

 Dalam proses belajar ia mengaku dari sistem yang ada, pastinya dari buku, senior dan observasi. Meryl belajar dari kesalahan, pengalaman dan tak pernah berhenti berusaha.

Ia percaya Tuhan itu menciptakan alam di sekitar kita bukan tanpa sebab, hanya untuk itu saja. Tapi menurutnya alam punya kekuatan untuk menemukan jiwa setiap insan yang datang menghampiri alam.

“Kamu ke pantai mendengar desiran ombak, kamu dapat terhubung dengan alam, sesama ciptaan Tuhan. Sehingga kita dapat fresh lagi, kembali ke kota, ada inspirasi baru,”tutupnya.(*)

Bio data: 

Nama: Meryl Rouli Saragih

Tempat/tanggal lahir: Medan, 18 Mei 1990

Pendidikan: Sarjana Hukum Universitas Trisakti

Magister Hukum Universitas Pelita Harapan

Pekerjaan: Founder Kreator (Kreasi Kreator Indonesia)

Co-Founder Womandiri

Ayah: Japorman Saragih

Ibu: Kasni Girsang

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved