Benny Sihotang akan Revitalisasi Pasar Horas Siantar

Benny menerangkan bahwa dalam rencana revitalisasi berjanji tidak ada penggusuran kepada PKL. Pihak PHJ akan menempatkan PKL

Penulis: Dedy Kurniawan |
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Pasar Horas Jaya Siantar berada di tengah Kota Pematamgsiantar Jalan Merdeka-Sutomo. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Direktur Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) Kota Pematangsiantar, Benny Sihotang dan jajarannya menggelar sosialisasi revitalisasi Pasar Horas kepada sejumlah pedagang di lantai IV gedung II Pasar Horas, Senin (26/3/2018).

Benny menerangkan bahwa dalam rencana revitalisasi berjanji tidak ada penggusuran kepada PKL. Pihak PHJ akan menempatkan PKL ke tempat yang akan direvitalisasi.

"Fasilitas umum yang digunakan Pedagang Kaki Lima (PKL), itu kan menyalah, sementara PKL inikan harus kami manusiakan juga, gak boleh juga kami menggusurnya, tanpa memikirkan kemana teman teman PKL untuk berdagang atau mencari nafkahb untuk itulah kami melakukan revitalisasi fisik, agar lokasi Pasar Horas bisa kami minimalkan PKL yang ada" kata Dirut PD PHJ Benny Sihotang

Dijelaskan oleh Benny, bahwa lokasi yang direvitalisasi bukan secara keseluruhan Pasar Horas Jaya, melainkan balerong, kios tempel. Saat ini pendataan terhadap pedagang juga sedang berjalan.

Baca: Balita Meninggal Karena Tarif Ambulans Mahal, Begini Respon Kepala Dinas Dairi

"Yang akan kami lakukan untuk direvitalisasi adalah balerong, kios tempel. Siapa-siapa yang menempati nantinya kami sudah mendata orang orangnya," paparnya.

Benny juga menyebutkan adanya rencana pengembangan Pasar Horas Jaya yang masih golongan tradisional menjadi pasar modern.

Ia memperkirakan akan menghabiskan dana Rp 9,2 miliar untuk rencana penegmbangan ini.

Baca: FULLTIME: Injury Time Berdarah, Persib Bandung Ditahan Imbang PS Tira di Kandang Sendiri

"Ada rencana kami lakukan terhadap pasar yaitu pasar tradisional modern, pola tradisional masih tetap dipertahankan, parkir luas, keamanan baik, tidak kumuh dan tidak becek, dan untuk merevitalisasi pasar diperkirakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 9,2 milliar dan diarsiteki oleh investor yang kita gandeng dalam pembagunan pasar ini," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved