LIga 1
Jauh dari Anak Istri, Begini Cara Bek PSMS Jajang Sukmara Mengatasi Home Sick
"Pastinya hampir setiap malam nyempatin untuk video call dengan anak dan ibu. Hanya itu yang bisa mengobati rindu saya,"
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Salomo Tarigan
Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk
TRIBUN-MEDAN.COM - Dukungan dari keluarga pastinya memacu semangat bermain seorang pemain bola. Hal ini dirasakan pemain PSMS Medan Jajang Sukmara menjalani gelaran Liga 1.
Bermain di luar kota kelahiran Bandung, membuat pemain yang akrab disapa Jajang harus berpisah jauh dari istri Dilla Anggraeni dan buah hati pertamanya Sheinafia Rakana Mikhayla berumur 3 tahun.
Hal tersebut diakui Ex pemain Persib Bandung membuatnya sering merasakan 'homesick' atau rindu suasana kehangatan canda tawa bersama keluarga.
Menggantikan kerinduan tersebut dijelaskan Jajang dirinya sering menghabiskan waktu malamnya seusai latihan rutin bersama untuk video call bersama anaknya Sheinafia dan istri Dilla.
Baca: Lawan Bhayangkara, Pelatih PSMS Djanur: Kami Tidak Mau Kalah yang Kedua Kalinya
"Ya kalau dulu waktu membela Persib kan kami masih dekat. Jadi bisa setiap hari bertemu mereka. Tapi berbeda di musim ini saya harus berpisah jauh dengan mereka. Pastinya hampir setiap malam nyempatin untuk video call dengan anak dan ibu. Hanya itu yang bisa mengobati rindu saya," katanya kepada Tribun-Medan.com, Rabu (28/3/2018) di Mess PSMS medan.
Pemain kelahiran 18 November 1988 menerangkan setiap kali video call dengan Sheinafia sudah mengetahui bahwa sang ayah sudah berada jauh dari dirinya.
"Biasanya kalau video call, bilangnya papa kangen sama kamu, ia juga menjawab Nafia juga kangen sama ayah. Sebenaranya meski masih berumur 3 tahun dia sudah tahu ayahnya sudah di Medan," sebutnya.
Sesekali Jajang berencana ingin membawa istri dan anaknya ke Kota Medan saat waktu jeda. "Mungkin kita lihat jadwal kita dulu apabila memang ada kemungkinan libur. Dua tiga hari saya berencana ingin membawa mereka kemari. Atau mungkin saya yang akan kesana," tuturnya.
Namun, mengingat istri yang saat ini sedang mengambil profesi apoteker di Sekolah Tinggi Farmasi Bandung (STFB). "Berhuhubung istri juga masih dalam tahap pengambilan profesi jadi waktunya mesti banyak disesuaokam. Harapannya semoga kuliah lancar, cepat lulus, dan ilmunya berguna bagi semuanya," bebernya.
Ditanyain mengenai dukungan yang diberikan antara Persib Bandung atau PSMS Bandung. Jajang cetus menjawab "Ya dimana kepala berada maka istri dan anak pasti ikut dong," cetusnya.
Hal ini menunjukkan membela Ayam Kinantan, sepenuhnya mendapat dukungan dari keluarganya. "Hampir setiap kali bertanding mereka pasti selalu doakan saya untuk kemenangan PSMS Medan," tutupnya.(cr10/tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemain-psms-medan-jajang-sukmara_20180328_152149.jpg)