Edisi Eksklusif

Polda Sumut Buru Mafia Kendaraan Bodong, Modus Jual Motor di Medsos

Kami sudah turun ke lokasi yang disebutkan dalam berita dan melakukan penyelidikan

Polda Sumut Buru Mafia Kendaraan Bodong, Modus Jual Motor di Medsos
Tribun Medan
Sindikat Curanmor Jual Motor di Media Sosial 

TRIBUN-MEDAN.COM-Personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sumut sudah turun melakukan penyelidikan ke beberapa lokasi, yang diduga sebagai penadah kendaraan bermotor tanpa surat-surat alias bodong. Karena itu, polisi meminta masyarakat bersabar.

Kasubdit III Ditkrimum Polda Sumut Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Maringan Simanjuntak mengatakan, telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan. Tapi, ia belum bisa mempublikasi hasilnya di media, lantaran masih penyelidikan.

"Ada yang bisa dipublikasi dan tidak. Kami masih lidik, sehingga tidak mungkin dipublikasi. Itu saja intinya. Kami sudah turun ke lokasi yang disebutkan dalam berita dan melakukan penyelidikan. Ada objek lain yang diketahui," ujarnya saat berbincang kepada Tribun Medan/Tribun-Medan.com, Selasa (27/3/2018)
.
Namun, katanya, lokasinya masih di seputaran Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang. Kini, beberapa petugas masih berada di lapangan. Selain itu, lanjutnya, bila sudah cukup alat bukti segera menindak penadah sepeda motor curian itu.

Baca: HASIL LAGA JERMAN vs BRASIL: Aroma Balas Dendam, Gabriel Jesus Penentu Kemenangan

Baca: HASIL LAGA SPANYOL vs ARGENTINA: Tanpa Messi, Tim Tanggo Dihujani Gol

"Kami penyelidikan, jangan dipaksa untuk membuka. Sabar dulu, kami berterima kasih adanya informasi ini, pasti akan kami dalami karena kami sudah turun kemarin," katanya.

Sedangkan, Kapolsek Medan Baru Kompol Viktor Ziliwu meminta cuplikan jual-beli sepeda motor maupun mobil tanpa surat-surat yang ada di media sosial. Tujuannya, agar ia dapat menidaklanjuti atau melakukan penyelidikan.

"Coba minta dulu kayak mana medsosnya yang ada jual beli kendaraan bermotor bodong. Kami belum ada laporan masyarakat jadi korban. Saya juga baru dengar ini. Ada lapak jual beli sepeda motor bodong di medsos," ujarnya.

Ia juga meminta warga yang tertipu atau korban penjualan kendaraan bermotor bodong lewat media sosial bisa melaporkan. Sehingga, ia bisa mempelajari kasus yang dianggap sebagai modus baru ini.

Selanjutnya, ia mengingatkan masyarakat yang ingin membeli sepeda motor atau mobil supaya bertransaksi secara benar. Seperti, menggunakan media yang legal, misalnya tempat jual beli sepeda motor yang resmi.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved