BBPOM Sudah Sita 4 Ribu Kaleng, Supermarket Masih Jual Sarden yang Diduga Bercacing Pita

BBPOM pun turun ke pusat-pusat perbelanjaan di Kota Medan, guna melakukan pengawasan produk.

BBPOM Sudah Sita 4 Ribu Kaleng, Supermarket Masih Jual Sarden yang Diduga Bercacing Pita
Tribun Medan/Ryan Juskal
Sejumlah produks Ikan Sarden di satu supemarket Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pascatemuan sarden diduga bercacing di Provinsi Riau, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Medan, langsung melakukan penarikan terhadap produk ikan kalengan di beberapa distributor di Medan.

BBPOM pun turun ke pusat-pusat perbelanjaan di Kota Medan, guna melakukan pengawasan produk.

Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Medan, Ramses Doloksaribu mengatakan, pihaknya sudah menarik lebih dari 4 ribu kaleng sarden.

Adapun yang 4 ribu kaleng tersebut semua bermerek Hoki.

Pihaknya pun sudah melakukan uji laboratorium terkait sarden-sarden yang diduga ada cacing pita.

Baca: Geger! Temuan 27 Produk Sarden Kaleng Mengandung Parasit Cacing, Ini Tanggapan BBPOM Medan

Dikatakannya, dari 27 merek yang dilarang pemerintah tersebut, sebanyak 16 merek merupakan produk impor, sedangkan 11 merek produk lokal dalam negeri.

"Iya ada kami hold, kami amankan 4 ribu kaleng bermerek Hoki. Kami sudah lakukan uji laboratorium juga. Memang masih 24 produk yang kami uji, dari situ ada dua yang dinyatakan bercacing pita. Antara lain ABC Makarel dan Boten Makarel,"katanya Kamis (29/3/2018).

Ia menjelaskan, setelah dilakukan penelitian, ternyata cacing yang ada di ikan kalengan itu sudah ada dari ikan itu masih hidup. Permasalahan yang terjadi adalah, kurangnya sanitasi dan higienisasi saat pengalengan.

Halaman
12
Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved