Sebelum Meninggal Dicekik Suami, Enen Dipaksa Mengemis untuk Biaya Liburan ke Bali

"Ibu saya itu lagi salat aja dipukulin sampe beradarah-darah, ke mukena itu darahnya," kata Echa.

Sebelum Meninggal Dicekik Suami, Enen Dipaksa Mengemis untuk Biaya Liburan ke Bali
Ist
Enen Cahyati (48) (kanan) semasa hidup bersama anak pertamanya Insya Maulida (25) . 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Enen Cahyati (48) yang diduga dibunuh suami keduanya yang berkewarganegaraan Amerika Serikat, Bilal Abdul Fateen (66).

Enen Cahyati ditemukan meninggal di Hometown Suite Hotel, Phnom Penh, Kamboja, pada Minggu (25/3/2018).

Ibu rumah tangga tersebut menjadi korban pembunuhan pria asal Amerika Serikat (AS), Bilal Abdul Fateen (66) dengan cara dicekik.

Perempuan malang itu kerap dipukuli hingga pernah dipaksa mengemis agar bisa liburan di Bali pada awal 2018.

Hal itu diungkapkan putri sulung Enen Cahyati, Insya Maulida alias Echa (25), di rumah duka, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (28/3/2018).

Menurut Echa, kejadian itu diketahuinya dari pengakuan ibundanya.

Namun nahasnya, bukan liburan seperti yang dijanjikan oleh Bilal yang didapat, justru Enen kerap dipukuli selama beberapa hari berada di Bali hingga akhirnya dia melarikan diri.

"Saya dapat telepon waktu mama saya ada di sebuah terminal di sana. Kata yang menelepon, ibu saya sudah seharian di sana nangis-nangis," kata Echa.

Selain di Bali, Enen juga pernah dipaksa untuk mengemis sewaktu berada di Jawa Timur.

"Itu cerita juga sama saya," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved