Waspada! Beredar Ikan Sarden Bercacing, Ini Imbauan BBPOM Medan kepada Konsumen

Mengungkap temuan terkait adanya 27 merek produk ikan sarden kaleng yang positif mengandung parasit cacing.

Waspada! Beredar Ikan Sarden Bercacing, Ini Imbauan BBPOM Medan kepada Konsumen
KOMPAS.COM/ HADI MAULANA
Salah seorang warga terlihat serius melakukan pengecekan salah satu sarden kaleng. Saat ini BPOM mengumumkan ada 27 merek sarden kaleng mengandung cacing. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Maraknya berita terkait ditemukannya cacing dalam ikan sarden kalengan ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat luas untuk lebih hati-hati dalam membeli dan mengkonsumsi produk-produk ikan kalengan yang beredar di pasaran.

Apalagi dari berita yang beredar, diinformasikan bahwa pihak BBPOM di Medan telah menarik ratusan kaleng ikan sarden dari puluhan toko dan swalayan di kota Medan.

Terbaru, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI juga baru-baru ini mengungkap temuan terkait adanya 27 merek produk ikan sarden kaleng yang positif mengandung parasit cacing.

Terkait hal ini, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan Yulius Sacramento Tarigan mengimbau masyarakat luas agar tetap tenang dan lebih kreatif memilih produk sebelum membeli.

Ada baiknya warga lebih dulu mengecek produk yang akan dibeli atau dikonsumsi. Bila ada yang dicurigai atau diragukan warga diharapkan bisa segera melapor kepada pihak BBPOM di Medan.

Baca: Legenda PSMS Blak-Blakan, Pemain Bhayangkara Satu Ini Harus Diantisipasi

Baca: Mau Jadi Anggota DPD RI, Calon Wajib Siapkan 4000 KTP dengan Sebaran di 17 Kecamatan

"Masyarakat diimbau tetap tenang dan lebih kreatif memilih dan mengecek produk yg dibeli atau dikonsumsi. Dan Bila ada yang dicurigai atau diragukan bisa dilaporkan," jelasnya kepada Tribun Medan.

Terkait dengan produk ikan sarden kalengan yang sudah diinfokan berisi cacing tersebut, Yulius juga meminta agar masyarakat tidak lagi membeli dan mengonsumsinya. Dan jika menemukannya produk tersebut beredar atau masih dijual dipasaran, warga diharapkan dapat segera melaporkan ke BBPOM Medan.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved