Paskah 2018

Registrasi Online Ibadah Jumat Agung, Gereja Katedral Ini Cegah Desak-desakan

Meski tergolong terobosan baru, Gereja Katedral mewajibkan untuk registrasi online, memperingati Jumat Agung dan Ibadah

Registrasi Online Ibadah Jumat Agung, Gereja Katedral Ini Cegah Desak-desakan
Tribun Jateng/Hermawan Handaka/ilustrasi

TRIBUN-MEDAN.COM - Mengantisipasi kepadatan dan berdesakan saat beribadah, bisa diatasi dengan registrasi online.

Bukan untuk menyulitkan, tapi justru untuk kenyamanan warga yang hendak beribadah. Meski tergolong terobosan baru,  Gereja Katedral mewajibkan untuk registrasi online, memperingati Jumat Agung dan Ibadah,

Menurut Humas Gereja Katedral Susyana Suwadie registrasi online bukan untuk mempersulit umat.

"Ini tujuannya bukan untuk mempersulit umat tapi untuk mengedukasi umat agar umat bisa lebih saling berbela rasa tidak berdesak-desakan" ujar Susyana Suwadie di Gereja Katedral, Jumat (30/3/2018).

Ini bertujuan juga untuk umat dalam berdesak-desakan dan kecenderungan titip kursi.

Baca: Dugaan Sentimen SARA di Medsos yang Menyulut Sri Bintang Pamungkas Dipolisikan Lagi

Baca: Saran Syafii Maarif untuk Jokowi, Calon Wapres di Pilpres 2019 Sosok Muda yang Begini

"Menghindari umat bisa jatuh dan berdesak-desakan kemudian juga ada kecenderungan menitip kursi", katanya.

Itu merupakan hal yang tidak diinginkan menurut humas gereja katedral ini.

Registrasi online ini juga bertujuan untuk mengedukasi umat bagaimana melaksanakan sila ke dua adil dan beradab.

Registrasi ini hanya untuk umat yang di dalam gereja, sedangkan untuk yang di tenda dan aula umat bisa datang langsung.

"Registrasi online juga hanya dilakukan pada Jumat agung dan Sabtu vigili malam paskah, Minggu paskah tidak", katanya.(*)

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved