Jalan Berliku Bunga Hambali hingga Jadi Putri Indonesia Sumatera Utara 2017

Sebagai Putri Indonesia Sumatera Utara 2017, Sri Bunga Rizky mengaku memiliki tiga kiat sukses, yaitu temukan passion, nikmati prosesnya

Tayang:
Tribun Medan/Danil Siregar
Sri Bunga Rizky, Putri Indonesia Sumut 2017 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Setiap perempuan memiliki daya tarik tersendiri dalam dirinya. 

Perempuan yang smart dan kreatif selalu mempunyai ide-ide fresh yang membawa banyak perubahan untuk lingkungannya.

Sebagai Putri Indonesia Sumatera Utara 2017, Sri Bunga Rizky mengaku memiliki tiga kiat sukses. Yaitu temukan passion, nikmati prosesnya dan kerjakan dengan sepenuh hati.

“Temukan passionmu, yang sudah didapat jangan dilepaskan. Karena passion itu membuat kita lebih berkembang. Setiap kita mengerjakan sesuatu itu butuh proses dan kamu harus menikmati setiap prosesnya dan kerjakan dengan sepenuh hati sehingga dapat terwujud hasil yang luar biasa,” kata Bunga, Sabtu (31/3/2018).

Ia kerap disapa oleh teman-temannya dengan sebutan Bunga Hambali.

Baca: Heboh Pengakuan Muncikari, Penjaja Artis dan Model ke Pejabat Daerah Bikin Hotman Paris Penasaran

“Hambali itu bukanlah suatu marga melainkan nama Ayah saya yang saya cantumkan di belakang nama saya sebagaimana maksud hati saya ingin nama Orangtua akan selalu ikut menyertai karir saya," ucapnya.

Bunga mengatakan saat masih kecil, ia memiliki karakter tomboi dan bercita-cita menjadi polwan dikarenakan ayahnya seorang Polisi.

Ia dibesarkan dengan penuh kedisiplinan serta dituntut harus menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.

Ia menambahkan Ibunya seorang wiraswasta. Ia pun tak segan-segan untuk membantu menjaga toko butik ibunya yang kadang buka stan di beberapa mal tertentu.

Awalnya ia mengikuti ajang Duta Wisata Jaka Dara Kota Medan 2016. Tak puas sampai disitu, ia pun semakin menggali potensi lebih dalam lagi dengan mengikuti ajang Putri Indonesia Sumatera Utara 2016 namun terhenti di titik enam besar saja.

Meskipun belum berhasil ia tidak menyerah dan kini ia terpilih sebagai Putri Indonesia Sumatera Utara 2017.

Baca: Chairunnsia Beberkan Foto Istri Baru Mantan Suaminya, Andika Kangen Band

Anak pertama dari enam bersaudara ini mengaku sebelum mengikuti Puteri Indonesia ia menjadi seorang model guna menambah pengalaman dan mempersiapkan dirinya menjadi Puteri Indonesia. 

"Dulu saat saya berangkat ke semua tempat yang saya kunjungi dengan mengendarai sepeda motor seorang diri. Bisa dibilang sepeda motor tersebut tidak layak seperti sepeda motor pada umumnya. Sepeda motor saya terkadang tidak dapat distarter tapi diengkol dan terkadang lampunya mati, harus diketok ketok dulu. Saya sengaja pakai sepeda motor tua itu agar lebih minim kejahatan, terhindar dari begal," ucapnya

Bunga berbagi pengalaman yang tidak akan pernah ia lupakan saat menuju Puteri Indonesia 2017, kisah yang unik,sedih,senang, bercampur menjadi satu adalah ketika berjalan alias catwalk mengelilingi Lapangan Merdeka Medan dengan menggunakan Sepatu Heels 20 sentimeter.

“Mungkin sebagian orang yang melihat saya pada saat itu berpikir hal yang saya lakukan itu aneh. Tetapi saya tidak merasa malu, karena yang saya lakukan memiliki manfaat bagi diri saya sendiri dan orang lain. Kaki saya sampai luka lecet berdarah. Namun kesakitan itu terbayar ketika saya menjadi contoh bagi banyak orang untuk menjadi pribadi yang lebih confidence. Sehingga dapat menginspirasi orang lain untuk menjadi lebih percaya diri,” tuturnya.

Ia mengaku sempat mendapat penolakan dari orangtuanya untuk berkarier di dunia modelling. Namun akhirnya ia mendapat dukungan penuh.

“Awalnya orangtua menolak, mengingat keluarga saya religius. Saya juga sekolah agama secara mendalam di pesantren tapi di situ saya berpikir bahwa sebenarnya Tuhan sudah memberikan suatu anugerah kepada saya yang enggak orang lain miliki. Kini orangtua saya sudah mendukung penuh karier saya. Saya selalu berkarya dan berprestasi tanpa mengurangi nilai sosial atau agama yang ditanamkan dari sejak dini oleh orangtua saya," ujarnya.

Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ini mengaku tujuannya mengambil jurusan Ilmu Komunikasi karena ia ingin menjadi Duta Besar Bangsa Negara Indonesia di Negara Asing.

Perempuan kelahiran 14 Juni 1998 ini juga aktif dalam kegiatan sosial di Panti Asuhan Ade Irma Suryani Nasution yang beralamat di Jalan Teuku Cik Ditiro No.110, Madras Hulu, Medan.

Dengan menjadi relawan, Bunga mengajarkan pendidikan kepada anak-anak di Panti Asuhan.

Ia berkeinginan untuk bisa membuka yayasan agar dapat membantu anak-anak jalanan dan  anak-anak panti asuhan yang ingin memperdalam lagi tentang ilmu  pendidikan dan moral.

“Saya berharap dapat menjadi orang berpengaruh di Indonesia. Saya tetap berusaha bekerja keras mengarahkan kemampuan saya dengan semakin banyak belajar dan mengikuti kegiatan positif, senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk selalu menjadi lebih baik lagi,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved