Breaking News

Warga Girang Menyambut Istri Djarot Happy Farida, Dengar Curhat di Bawah Tenda

Kalau cerita, semenjak menikah sudah dibawa Djarot pindah-pindah. Saya hitung sudah 13 kali pindah.

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN/Fatah Baginda Gorby
Happy Farida bertemu warga di Bangun Sari, Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang 

Laporan Wartawan Tribun-Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Senyum Happy Farida mengembang saat berbagi cerita dengan puluhan perempuan.

Happy membagi pengalamannya belasan kali pindah rumah kontrakan dari Jawa Timur hingga DKI Jakarta.

"Saya baru saja menjadi warga Sumut. Kalau cerita, semenjak menikah sudah dibawa Djarot pindah-pindah. Saya hitung sudah 13 kali pindah. Bayangkan. Betapa melelahkan," ujar Happy dihadapan puluhan perempuan saat silaturahmi di Bangun Sari, Tanjungmorawa, Minggu (1/4/2018).

Happy menambahkan, ketika menetap di Jakarta selama 2,5 tahun sudah enam kali pindah rumah. Tapi, bukan rumah sendiri melainkan ngontrak dan menetap di rumah dinas. Bahkan, mereka juga mengontrak rumah selama tinggal di Kota Medan.

Baca: Cheng beng, Puluhan Warga Tionghoa Padati Pemakaman Cina di Medan

Baca: Amarah Pelatih PSMS Medan Meledak, Algojo Penalti Seharusnya Bukan Yessoh

Terlalu sering berpindah rumah, menurut Happy, mendapat protes dari anak-anak. Kala itu, anak-anak sampaikan kepada Djarot sangat lelah pindah rumah. Karena itu, ia berujar cukup melelahkan.

"Di Medan pun Alhamdulilah saya dapat kontrakan. Sewaktu Bapak jadi Gubernur DKI Jakarta, anak saya bilang ayah sudah-lah jangan pindah lagi. Capek aku. Anak saya protes ibu-ibu," katanya.

Happy Farida menggendong bayi,ibunya memanfaatkan momen berselfie
Happy Farida menggendong bayi,ibunya memanfaatkan momen berselfie (Tribun-medan/Fatah Baginda Gorby)

Ia menyampaikan, Djarot mendapat tugas sebagai calon Gubernur Sumut. Jadi, harus mengenal situasi dan kondisi perempuan. Kemudian, dia berterima kasih telah diterima sebagai keluarga Sumut.

Selanjutnya, dia berujar selama Djarot menjabat sebagai Wali Kota Blitar hingga Gubernur DKI Jakarta kerap memahami perempuan. Program program untuk kemajuan perempuan tidak bisa direalisasikan sendiri.

Pada acara itu, berulangkali Happy menyeka keringat di kening. Namun, ia sumringah ketika mendengar aspirasi kaum perempuan. Oleh sebab itu, berulangkali mereka bercengkrama penuh canda.

Wisni (35) menyatakan, cukup senang bertemu Happy Farida, istri dari Djarot Saiful Hidayat. Sehingga, ia merasa bangga bisa berjabat tangan secara erat dan cukup lama.

 "Baru sekali liatnya. Kaget liat ibu Djarot. Asli cantik, biasa liat di layar televisi. Kaget jadi tidak bisa bicara," ujarnya.

Sementara itu, Sri Nurianti (40) bilang tidak menduga adanya kedatangan Happy Farida. Ia sebut kehadiran istri tokoh masyarakat nasional itu sebagai kejutan.

"Sebelumnya ada yang kasih bahwa ada datang Ibu Happy. Semua natural biasa saja. Orangnya simpel, tidak sombong membaur dengan masyarakat kecil. Ini pertama datang toko nasional," katanya. (cr7/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved