Pilgub Sumut

Carut-marut Masalah e-KTP, Cagub Djarot Optimistis KPU Perbaiki Masalah Teknis Pilkada

"Yang belum memiliki e-ktp, wajib diganti dengan suket dan terdaftar di DPT sehingga mendapat undangan untuk memilih,

TRIBUN-MEDAN/Fatah Baginda
Calon Gubernur Sumut Djarot S Hidayat 

Laporan Wartawan Tribun-Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Cagub Sumut Djarot Saiful Hidayat mengaku optimistis, panitia penyelenggara pemilihan seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) dapat membenahi masalah teknis pilkada yang tengah carut marut. 

Alasannya, masalah keikutsertaan dalam pesta demokrasi merupakan hak bagi setiap warga negara.

Satu di antara dari permasalahan itu menurut Djarot yakni mengenai kelengkapan data kependudukan yakni KTP elektronik (e-ktp).  

 "Bagi mereka yang belum memiliki e-ktp, wajib diganti dengan suket dan terdaftar di DPT sehingga mendapat undangan untuk memilih," ujarnya, Selasa (3/4/2018).

Baca: Jika OK Arya Zulkarnaen Tak Mampu Buktikan Sumber Uang di Rekening, Ini Yang Dilakukan KPK

Baca: LAKA MAUT! Honda Vario Bersenggolan dengan Truk, Ibu dan Anak Meninggal di TKP

 Pernyataan tersebut disampaikan Djarot pada sela-sela kunjungannya, saat blusukan di Kota Kisaran, Kabupaten Asahan.

Djarot berharap semua pihak yang berkontribusi pilkada mulai dari KPU beserta jajarannya, Panwaslu dan juga Disdukcapil dapat bersinergi dalam mengatasi hal itu.

"Jangan sampai hak-hak politik warga negara hilang karena masalah kepemilikan e-ktp," tambahnya.

 Mantan orang nomor wahid DKI Jakarta itu juga mengingatkan agar nantinya pada jumlah daftar pemilih tetap (DPT) tidak memiliki kontrversi akibat adanya pemilih ganda dan penggelembungan suara.

"Kita harus perhatikan, penggelembungan suara, jangan sampai penduduk daerah lain yang berbatasan dengan Sumut bisa masuk ke sini untuk memilih," ujarnya.

 Sejauh ini Djarot mengaku optimis, pihak penyelenggara mampu mengatasi permasalahan yang sudah menjadi trendsetter tiap menjelang pilkada itu.

"Tetap semangat dan saya yakin KPU beserta jajarannya dapat membenahi masalah itu hingga pemilu mendatang," pungkasnya. (cr7/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved