Segini Perkiraan Anggaran untuk Pembangunan LRT dan BRT di Kota Medan

BRT mulai dari Jalan Willem Iskandar sampai Jamin Ginting. Namun demikian, rutenya nanti akan terus dievaluasi

Segini Perkiraan Anggaran untuk Pembangunan LRT dan BRT di Kota Medan
IlustrasiBRT/ist

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dishub Kota Medan, Renward Parapat mengatakan, pihaknya sudah merintis BRT dan LRT ini sejak dua tahun lalu, bersama Bappeda. Patut disyukuri lelang membangun dua angkutan massal ini banyak diminati investor besar di Jakarta.

Pihaknya pun sedamg memproses jalannya pembangunan LRT dan BRT. Sejauh ini, Dishub telah melibatkan masyarakat untuk memberi pandangan. Hal apa saja yang bisa dilakukan terkait proyek ini.

"Sebelumnya kami juga telah mendapat penjelasan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Keuangan agar rencana pengadaan angkutan massal ini terus berproses. Harapan kita, transportasi massal ini bisa diwujudkan untuk mengatasi kemacetan," harapnya.

Baca: Pembangunan Infrastruktur LRT dan BRT di Kota Medan Masuk Proses Final Bussines

Mengenai biaya, diperkirakan mencapai Rp 6 hingga Rp 7 triliun. Untuk BRT membutuhkan biaya sekitar Rp 600 sampai Rp 700 miliar. Belum lagi pembangunan jalan layang tol, adanya elevated rail way. Sehingga, tak membutuhkan lagi yang namanya operator.

"LRT dimulai dari Terminal Terpadu Amplas sampai Terminal Pinang Baris. Lintasannya juga akan melewati inti kota. Sedangkan BRT mulai dari Jalan Willem Iskandar sampai Jamin Ginting. Namun demikian, rutenya nanti akan terus dievaluasi," pungkasnya.(raj/tribun-medan.com)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved