Masih Banyak Pengendara yang Langgar Ruang Henti Khusus

Renward menjelaskan, aturan dilarang berhenti di RHK bagi pengendara roda empat, sudah jelas diatur.

Masih Banyak Pengendara yang Langgar Ruang Henti Khusus
Tribun Medan/Ryan Juskal
Roda empat melanggar RHK di Trafick Light Persimpangan Istana Maimun 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat mengatakan, setiap pengendara yang menjalankan kendaraan di jalan umum, sudah pasti harus memiliki SIM.

Maka dari itu, semua peraturan dalam mengemudi harus sudah diketahui.

"Pengendara tidak boleh beralasan. Jangan banyak alasan karena gak ada penanda detik atau apapun. Mereka itu kan sudah punya SIM. saat mengurus SIM, sudah mengetahui marka dan rambu lalu lintas ya harus tertib, itu sudah ada dalam undang-undang," katanya Kamis (5/5/2018)

Renward menjelaskan, aturan dilarang berhenti di RHK bagi pengendara roda empat, sudah jelas diatur.

Hak tersebut pun sama dengan larangan melintasi jalur kreta api apabila portal sudah diturunkan.

Baca: Tuan Rumah Regional Empat, KPUD Dairi Ajak Warga Ikut Festival Pilgub Sumut

Maka dari itu, di setiap persimpangan dan sebelum jalur kereta api, harus tetap hati-hati.

"Kan ada peringatan, sebelum memasuki persimpangan, pengendara itu harus jalan pelan. Itu kan sudah jelas diingatkan dalam peraturan. Karena itu juga berkaitan dengan keselamatan pengendara,"jelasnya.

Renward pun mengaku selalu mengimbau agar pengendara di Kota Medan, agar selalu tertib peraturan lalu lintas. Bahkan pihaknya juga sering mengingatkan pengendara dari penguat suara di ATCS yang ada di beberapa persimpangan.

"Kami selalu mengingatkan, selalu mengimbau. Agar, masyarakat ini patuh lalu lintas. Jangan melanggar aturan yang sudah jelas diatur. Kami selalu ingatkan itu," pungkasnya.(*)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved