Dua Deputi KPK Dilantik Hari Ini, Satu yang Terpilih Kapolda NTB dan Satu dari Kejaksaan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melantik Deputi Penindakan yang baru pada Jumat (6/4/2018).

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
kompas.com/fitri
Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli 

TRIBUN-MEDAN.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melantik Deputi Penindakan yang baru, Jumat (6/4/2018).

Kabar yang beredar, Kapolda NTB Brigjen Pol Firli terpilih sebagai Deputi Penindakan KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, KPK berharap Deputi Penindakan yang baru bisa membawa lembaga tersebut semakin kuat dalam kerja pemberantasan korupsi.

"Deputi penindakan baru yang kita harapkan tentu nanti akan membawa KPK menjadi jauh lebih kuat ke depan untuk pelaksanaan tugas-tugas penindakan," kata Febri di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Sebab, lanjut Febri, tugas penindakan ini merupakan salah satu pilar utama dari kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK, selain tugas pencegahan korupsi.

Harapan yang sama juga ditujukan untuk Direktur Penuntutan KPK baru yang juga akan dilantik besok.

"Harapan KPK, Deputi Penindakan yang terpilih yang dilantik besok, dan Direktur Penuntutan, bisa memperkuat upaya pemberantasan korupsi," ujar Febri.

KPK sebelumnya akan melantik Direktur Penuntutan dan Deputi Penindakan di lembaga tersebut, Jumat (6/4/2018).

Dua pejabat yang dilantik ini merupakan mereka yang dipilih oleh pimpinan KPK setelah mengikuti proses seleksi sebelumnya.

KPK masih merahasiakan nama dua pejabat tersebut sampai pelantikan besok.

Namun, Direktur Penuntutan yang terpilih merupakan jaksa penuntut umum yang sekarang sedang bertugas di KPK.

Dalam proses pelantikan, KPK akan mengundang pimpinan Polri, Kejaksaan, dan BNN.

Pelantikan sendiri akan dilakukan Jumat pukul 14.00 WIB.

Diketahui, Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin memberi pujian kepada Kapolda NTB Brigjen Pol Firli.

“Bagus sekali (Brigjen Pol Firli), salah satu perwira muda yang terbaik di Polri,” ujar Syafruddin saat ditemui di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (4/5/2018).

Firli adalah satu dari tiga nama calon Deputi Penindakan KPK yang lolos seleksi pada tiga besar.

Dua nama lainnya, yakni Wisnu Baroto dan Witono yang berasal dari Kejaksaan.

Posisi Deputi Penindakan KPK lowong setelah ditinggalkan Brigjen Heru Winarko.

Heru ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menggantikan Komjen Pol Budi Waseso yang pensiun.

***

Kapolda NTB Brigjen Polisi Firli mengklaim dirinya ditelepon langsung Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian, dan mengabarkan bahwa KPK telah memilih dirinya sebagai Deputi Penindakan KPK.

“Tadi malam saya ditelepon oleh Kapolri, yang menurut Kapolri kepada saya bahwa KPK sudah memilih untuk calon Deputi Penindakan KPK, dan yang terpilih adalah saya dari NTB,” katanya kepada wartawan, Kamis (5/4/2018).

Dikatakannya, proses pemilihan tersebut harus dihormati karena memang sepenuhnya diselenggarakan oleh KPK, sepenuhnya menjadi ketentuan yang dibuat sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Karena itu ketika ditanya soal hasil saya tidak mau komentar, termasuk materi. Karena itu bukan untuk kosumsi publik, tapi tadi malam tadi saya dapat pemberitahuan bahwa saya terpilih sebagai pegawai KPK dengan jabatan Deputi Penindakan KPK. Insya Allah jika tak ada perubahan, Jumat akan dilantik KPK,” kata Kapolda.

Firli juga berkomitmen untuk memberantas tindak pidana korupsi dan itu harus dilakukan bersama-sama.

“Nama besar KPK ditentukan oleh personel yang ada di KPK, baik pegawai tetap KPK, penyidik dari Polri, penyidik dari kejaksaan dan penyidik dari KPK sendiri. Semua harus terlibat bersama-sama memberantas korupsi. Andil semua pihak sangat dibutuhkan untuk menguatkan KPK,” tandasnya.(*)

Artikel telah tayang sebelumnya di Kompas.com dengan judul: Dua Pejabat Baru KPK Diharapkan Bisa Perkuat Pemberantasan Korupsi

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved