Gara-Gara Hal Ini, Dinas Kesehatan Lakukan Pembinaan Terhadap Kepala Puskesmas

Langkah itu diambil lantaran adanya aksi protes yang dilakukan oleh sebagian besar pegawai Puskesmas terhadap yang bersangkutan.

Gara-Gara Hal Ini, Dinas Kesehatan Lakukan Pembinaan Terhadap Kepala Puskesmas
IST
Plt Bupati Deliserdang, Zainuddin Mars didampingi Plt Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista (baju orange) memberikan arahan kepada dokter saat sidak di RSUD Deliserdang beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista membenarkan kalau pihaknya tengah melakukan pembinaan terhadap Kepala Puskesmas Batang Kuis, dr Rosmawati.

Langkah itu diambil lantaran adanya aksi protes yang dilakukan oleh sebagian besar pegawai Puskesmas terhadap yang bersangkutan.

Informasi yang dihimpun aksi protes kepemimpinan dr Rosmawati sempat dilakukan pada awal pekan lalu.

"Sedang kita lakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan sekarang ini di kantor Dinas. Ia memang benar hari Senin lalu itu sempat datang anggotanya ke kantor minta yang bersangkutan diberikan sanksi. Katanya suka ngomong kasar sama anggotanya makanya mereka tidak suka. Ya untuk tidak mengganggu pelayanan di Puskesmas ya kita lakukan pembinaan dululah dia," ujar dr Ade yang ditemui di kantor Bupati Jum,at, (13/4/2018).

Ia menyebut saat ini pelayanan di Puskesmas Batang Kuis berjalan seperti biasa.

Baca: Kenapa Pedagang Pasar Pringgan tak Mau Dikelola oleh Pihak Swasta?

Hal ini lantaran sudah ditunjuk sebagai pelaksana sekarang ini Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, dr Herri Kurnia MARS. Ia membantah kalau disebut dr Rosmawati saat ini telah dicopot dari jabatannya.

"Dia sedang kita bina bukan dicopot. Saya ya gak bisa mencopot jabatannya. Sekarang kita bina, ini cuma masalah anggota yang tidak suka dengan sikap pimpinannya sajanya. Ya saya sudah dengarkan memang keterangan anggotanya yang tidak suka, dan saya juga sudah tanya sama yang bersangkutan. Kata Rosmawati ini sih ini masalah ini bisa terjadi karena anggotanya tidak senang dengan kedisiplinan yang sudah dia terapkan di Puskesmas itu. Kalau ASN ini bekerja ya memang harus disiplinlah," kata dr Ade.

Saat ditanyainya itu, lanjut dr Ade yang bersangkutan mengakui kepadanya sempat mengucapkan kalimat kasar kepada pegawai.

Baca: PT Indo Palapa Bangun Perumahan Golden Land Sejohor di Sekitaran Kampus USU II

Namun ia mengakui saat itu hanya mengucapkan kalimat kasar dan kotor itu kepada satu pegawai bukan kepada setiap pegawai.

Disebut kalau saat ini pihaknya masih mempelajari apa yang tengah terjadi sebenarnya.

"Sekarang ini setiap ASN memang harus dituntut untuk terus disiplin apalagi kitakan sekarang ini ada TPP (tunjangan penghasilan pegawai). Apalagi Puskesmas Batang Kuis itukan rawat inap pelayanan ya harus benar-benar maksimal lah dibuat. Diakuinya memang ada ngucapin kalimat kotor sama pegawainya tapi bukan sama semua pegawai. Kalau hak-hak pegawai gak ada yang dipotong sama dia dan itu diakui juga sama pegawainya," kata dr Ade.(*)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved