Belum Jera, Renward Tegaskan Langsung Tilang Mobil Parkir Sembarangan dan Tindak Jukir Bandel

Penertiban ini, bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Medan, sebagai upaya mengurai kemacetan yang selalu terjadi selama ini.

Belum Jera, Renward Tegaskan Langsung Tilang Mobil Parkir Sembarangan dan Tindak Jukir Bandel
TRIBUN MEDAN/RYAN JUSKAL
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan kembali melakukan penertiban mobil yang parkir sembarangan di kawasan Jalan Setia Budi atau di sekitaran Titi Bobrok Medan, Kamis (19/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Judkal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan kembali melakukan penertiban mobil yang parkir sembarangan di kawasan Jalan Setia Budi atau di sekitaran Titi Bobrok. Penertiban ini, bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Medan, sebagai upaya mengurai kemacetan yang selalu terjadi selama ini.

Kegiatan penertiban berulangkali dilakukan Dishub dan Satlantas Polrestabes di kawasan tersebut. Namun, penertiban sebelumnya, dianggap belum memberikan efek jera kepada para pemilik maupun pengemudi mobil. Terbukti, mereka tetap saja memarkirkan kendaraan di kawasan yang telah dipasang larangan parkir tersebut.

Kadishub Kota Medan, Renward Parapat mengakui, kawasan Titi Bobrok rawan kemacetan. Maka dari itu, pihaknya pun secara tegas langsung menilang kendaraan yang parkir sembarangan.

"Setiap hari kemacetan terjadi, meski kita telah berulangkali melakukan penertiban bersama dengan Satlantas Polrestabes Medan. Selain melakukan penilangan dan penggembokan, kita juga telah beberapa kali melakukan penggembosan ban mobil pada saat penertiban dilakukan,"ujarnya Kamis (19/4).

Dalam penertiban yang dilakukan tersebut, petugas Dishub dan aparat kepolisian pun menegaskan akan melakukan penilangan. Bahkan, pada penertiban kali ini, Dishub melakukan penilangan terhadap 2 unit mobil yang kedapatan parkir sembarangan.

Selain kawasan Titi Bobrok, Dishub dan Satlantas Polrestabes Medan juga melakukan penertiban di Jalan Sei Batang Hari dan di seputaran jalan Stasiun Kereta Api. Di kawasan tersebut, Dishub pun menilang 2 unit mobil.

Selain itu, lanjut Renward, beberapa juru parkir yang bertugas di kawasan itu pun telah beberapa kali diperingati atas pelanggaran yang dilakukan tersebut. Meski demikian, para jukir kembali melakukan pelanggaran, dengan sesuka hatinya menempatkan mobil parkir sembarangan. Sehingga, kemacetan berulang terjadi.

"Sudah berulang kali diperingati. Ini kalau jukir membandel, kita bawa saja jukirnya. Kami selalu ingatkan pada pengendara juga, jangan mau diarahkan jukir di tempat yang dilarang,"ungkapnya.

Renward berharap, para pengemudi maupun pemilik kendaraan bermotor, terutama mobil agar mematuhi rambu yang ada, serta tidak mau disuruh jukir untuk memarkirkan kendaraan di lokasi larangan parkir.

"Marilah kita mematuhi peraturan yang ada, sebab dampak dari parkir yang kita lakukan berdampak dengan masyarakat banyak,"ungkapnya.

Ia pun mengakui, penertiban yang dilakukan selama ini, belum memberikan efek jera kepada pengemudi kendaraan bermotor. Namun, Renward bersikukuh untuk terus melakukan penertiban. Maka, ia pun akan terus menurunkan sejumlah anggota untuk melakukan patroli.

"Jika kedapatan parkir sembarangan, langsung ditindak. Harapan kita, masyarakat harus taat dan mematuhi peraturan lalu lintas, agar lalu lintas berjalan lancar,"tegasnya. (raj/tribun-medan.com)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Feriansyah Nasution
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved