Pilgub Sumut

Soal Pemasangan Alat Peraga Kampanye, Ijeck Angkat Bicara Teruntuk Seluruh Relawan

Berkenaan dengan sejumlah alat peraga kampanye (APK) yang didirikan tidak pada tempatnya Ijeck angkat suara

Penulis: Muhammad Nasrul |
Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Berkenaan dengan sejumlah alat peraga kampanye (APK) yang didirikan tidak pada tempatnya, calon Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah pun angkat bicara.

Menanggapi hal tersebut, pria yang akrab disapa Ijeck itu menghimbau agar seluruh relawan selalu mentaati aturan yang telah ditetapkan.

Ia mengaku, hal tersebut normal terjadi, sebab relawan dengan semangat tinggi terkadang lupa bahwa lokasi APK berada di tempat yang dilarang.

Selain itu, ia juga berharap kepada seluruh pihak yang mendukungnya, tetap menjalankan kampanye yang santun.

"Wajarlah ya karena relawan inikan kadang semangatnya tinggi. Tapi gitupun paslon kan tidak terlibat langsung di situ. Justru di sinilah hemat kami peran Panwas menyampaikan kepada masyarakat," ujar Ijeck belum lama ini.

Di sisa waktu sebelum hari pencoblosan pada 27 Juni mendatang, Ijeck kembali mengatakan ia bersama pasangannya Edy Rahmayadi, terus bergerak menyosialisasikan program dan visi misi mereka kepada masyarakat. Terlebih upaya tersebut dalam rangka meningkatkan elektabilitas Eramas.

"Kemudian selalu mendengar apa yang diinginkan dan diharapkan masyarakat, supaya menjadi catatan pembangunan Sumut ke depan. Juga yang terpenting selalu menyampaikan visi misi Eramas supaya masyarakat makin yakin dengan kami," katanya.

Ia juga mengatakan, sampai kini sebagai pasangan calon tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan mengikuti regulasi dan tahapan pemilu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut.

"Apa-apa yang dibolehkan KPU kami tetap on the track. Begitupun apa-apa yang tidak dibolehkan, kami tidak kerjakan," katanya.

Sekedar informasi, belum lama ini sejumlah lembaga telah melakukan survei terhadap paslon yang akan bertarung pada Pilgub Sumut 2018. Pertama Median yang dalam surveinya pada 15-25 Januari 2018, kedua dari Indo Barometer yang melakukan kajian 4-10 Februari 2018, Ketiga ada lembaga survey LSPP yang melakukan kajian pada 18-27 Februari 2018, serta dari survey CEPP FISIP USU. Keempat survey tersebut, menunjukkan keunggulan bagi pasangan Cagub-Cawagub Sumut Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas).

Berdasarkan hasil tersebut, Ijeck mengaku pihaknya tidak mau terlena dan berpuas diri dengan hasil survey yang sejauh ini lebih mengunggulkan pihaknya. Pria yang akrab disapa Ijeck itu menegaskan, bahwa perjuangan mereka saat ini belumlah selesai.

"Apapun itu kami tidak berhenti di situ, dan tidak terus merasa puas. Kita akan terus berjuang sampai 27 Juni, dan tetap memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa kami ingin membawa perubahan bagi Sumatera Utara," pungkasnya. (cr4)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved