Viral Medsos

Heboh Menteri Wanita Mencuri Kosmetik, Videonya Viral, Akibatnya Gini Deh

"Publikasi akan rekaman ini sudah melanggar batas privasi saya. Seseorang telah memata-matai saya."

Heboh Menteri Wanita Mencuri Kosmetik, Videonya Viral, Akibatnya Gini Deh
ist
Menteri Utama Spanyol Cristina Cifuentes yang mundur akibat videonya mencuri krim beredar 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang menteri utama di Spanyol mengumumkan pengunduran dirinya pada Rabu (25/4/2018) waktu setempat.

Dilansir The Spain Report, Menteri Utama Madrid, Cristina Cifuentes, memutuskan mundur setelah harian OK Diario mempublikasikan skandal yang menimpa dirinya di 2011.

Skandal itu adalah sebuah rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan dia sempat ditahan polisi selama 45 menit di pusat perbelanjaan bernama Eroski.

Dalam video yang direkam pada 4 Mei 2011 tersebut, Cifuentes sempat digeledah karena dituduh mencuri dua krim anti-penuaan.

Politisi perempuan asal Partai Rakyat (PP) tersebut bersikukuh bahwa insiden yang terjadi tujuh tahun lalu itu merupakan "kesalahan tak disengaja".

Cifuentes bersikukuh telah membayar komestik itu sebesar 40 euro, atau sekitar Rp 679.000, sebelum dihentikan oleh polisi.

Seseorang, lanjut Cifuentes, sempat berusaha memerasnya menggunakan video itu beberapa tahun sebelumnya. Namun, dia telah melaporkannya kepada aparat berwajib.

"Publikasi akan rekaman ini sudah melanggar batas privasi saya. Seseorang telah memata-matai saya," tutur Cifuentes dalam pernyataannya.

Cifuentes kemudian menghindar, dan dilaporkan tidak menjawab satu pun pertanyaan dari wartawan seusai konferensi.

Presiden PP sekaligus Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy berkata, Cifuentes telah melakukan apa yang dianggapnya penting.

"Pengunduran dirinya terpaksa dilakukan dalam situasi seperti ini," beber Rajoy setelah Cifuentes menyatakan keputusannya.

Ini videonya: 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Videonya Mencuri Kosmetik Beredar, Menteri di Spanyol Mundur"

Penulis : Ardi Priyatno Utomo

Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved