Viral Medsos

Penghina Nabi Muhammad SAW ternyata Kader Demokrat, Gini Respons DPP

Ia dikabarkan sebagai anak anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Partai Demokrat berinisial NL.

Penghina Nabi Muhammad SAW ternyata Kader Demokrat, Gini Respons DPP
tribun jatim
Rhendra Kurniawan, pria yang mengaku Imam Mahdi menghina Nabi Muhammad SAW. 

Adapun motif pelaku membat video yang mengandung ujaran kebencian terhadap agama itu didasari bisikan yang diperolehnya.

Rhendra Kurniawan alias Rendra Hadi Kurniawan, penghina Nabi Muhammad SAW
Rhendra Kurniawan alias Rendra Hadi Kurniawan, penghina Nabi Muhammad SAW (facebook)

Sebelumnya pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Sidoarjo telah mendatangi rumahnya di Perum Puri Surya Taman Paris Blok 3 No 33 Gedangan Sidoarjo, Jawa Timur ke Polresta Sidoarjo.

Namun, ternyata rumah tersebut sudah dijual sejak enam bulan yang lalu.

Baca: Foto Mesranya Kepergok dengan Al Ghazali Viral, 8 Fakta Tanaya Alyssia yang Mirip Nia Ramadhani

Baca: Ngeri! Artis Cantik Cynthiara Alona yang Kini Lepas Hijab, Lihat Foto-fotonya! Netizen: Oplas Gagal

Diberitakan portal berita daerah beritajatim.com, Kamis (26/4/2018), beberapa anggota PC GP Ansor kemudian melaporkannya ke Polresta Sidoarjo atas dasar penghinaan yang meresahkan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan wakil Ketua PC Ansor Sidoarjo, Ahmad Muzayyin, Kamis (26/4/2018).

Rhendra rupanya telah pindah rumah ke Pacet, Mojokerto, Jawa Timur bersama keluarganya.

Ia dikabarkan sebagai anak anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Partai Demokrat berinisial NL.

Baca: Viral Dituduh Selingkuh dan Tinggalkan Anak usia 1 Bulan, Wanita Ini Berikan Klarifikasinya

Baca: Divonis 5 Tahun Penjara, Reaksi Istri Kedua OK Arya Tak Mau Tangisi Nasib Suaminya

Seorang anggota Ansor Gedangan menyatakan Rhendra awalnya tak tinggal dengan ibunya itu.

Menurutnya, NL tinggal di Taman Nagoya blok lainnya.

"Iya itu anaknya Bu N orang DPRD Kabupaten Sidoarjo. Tapi yang bersangkutan sebelumnya tidak tinggal dengan Bu N. Bu N ada di Taman Nagoya blok lainnya," kata salah satu anggota Ansor Gedangan.

Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengucapkan permohonan maaf secara terbuka, soal video kadernya yang dinilai menghina Nabi Muhammad.

Pantauan TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitternya yang diunggah pada Kamis (26/4/2018).

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved