Perbaikan Pipa PDAM, Warga Kesusahan Hanya Dijatah Air Cuci Piring dan Air Minum

Sejumlah warga mengeluh jatah air yang terlalu sedikit dibagikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtauli.

Perbaikan Pipa PDAM, Warga Kesusahan Hanya Dijatah Air Cuci Piring dan Air Minum
Warga Jalan Tangki, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Utara berdesakan demi securah jatah air dari PDAM Tirtauli, Kamis (26/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Sejumlah warga mengeluh jatah air yang terlalu sedikit dibagikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtauli.

Sejak tiga hari belakangan, warga di beberapa kecamatan di Kota Siantar dijatah mendapatkan air bersih karena adanya pencucian pipa HDPE, pipa plastik bertekanan tinggi yang digunakan untuk pipa air dan pipa gasb Kamis (26/4/2018).

PDAM hanya menyediakan mobil tanki ala kadarnya berisi air bersih untuk dibagikan kepada warga. Warga mengeluh karena air yang diberikan hanya cukup sekadar untuk minum dan mencuci piring.

Selain itu warga terpaksa harus mengantre dan berdesakan demi securah air bersih.

Warga Jalan Tangki, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Utara Hendra Harahap mengaku menjadi kesulitan, karena  harus mengantri untuk mendapatkan air bersih sembari membawa ember.

"Harus ngantri-bgantri begini lah, susah kali kalau sudah kejadian seperti ini. Air ini kan kebutuhan utama rumah tangga juga. Dijatahnya pun gak banyak. Cuma bisa nyuci piring sama air minum," ujar Hendra Harahap.

Lili juga senada dengan Hendra, dia mengatakan, kalau ingin mendapatkan air bersih maka dia harus bersabar ikut menantre. Persoalan ini sudah dirasakanya selama tiga hari. 

"Sudah sejak tiga hari ini air mati di tempat kami ini. Jatah air bersih yang mereka bagi pun hanya cukup untuk minum dan mencuci piring, kalau mandi terpaksalah kami ke sungai. Gak tahun ini saja begini, tahun lalu pun kek gini juga. Gak siap-siap perbaikannya," ungkapnya. 

Terkait perbaikan ini, pihak PDAM sudah menympaikan adanya gangguan layanan masyarakat, sesuai surat pemberitahuan yang dilayangkan direksi PDAM kepada para pelanggannya. PDAM menyampaikan bahwa dilakukan pencucian pipa HDPE ukuran 400 mm, serta penyambungan pipa HDPE baru ke pipa existing, proyek bantuan dari kementerian PUPR pusat tahun 2017-2018 tahap I mulai Rabu (26/4/18) di Jalan Seribudolok, Kabupaten Simalungun.

PDAM juga menyampaikan, layanan mereka akan terganggu di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Siantar Utara, Kecamatan Siantar Barat, Kecamatan Siantar Martoba, Pasar Baru Rambung Merah serta Karang Sari dan sekitarnya.

"Perbaikan akan dilaksanakan hari Rabu (25/42018) mulai pukul 08.00 WIB-selesai," ucap Direktur Teknik PDAM Tirtauli, Paruhum Siregar didampingi Kabag Humas, Ihwan Lubis.

Pihak PDAM Tirtauli meminta maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan ini. PDAM menyarankan pelanggan untuk menampung air hingga sebanyak-banyaknya dari jatah yang akan diberikan secara berkala 

"Kami memohon maaf atas ketidaknyaman ini, hal ini karena adanya perbaikan pipa. Diharapkan pelanggan menampung air baik menggunakan drum, ember untuk kebutuhan selama 3 hari ke depan. Kita akan sediakan tiga mobil tangki agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan airnya sehari-hari," pungkas Ihwan.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved