Pawai Obor Paskah Meriah, Menteri Pariwisata Arief Yahya Acungkan Jempol

"Perayaan Paskah Nasional 2018 ini bukan sekadar prosesi peringatan keagamaan semata. Tetapi sebagai pesta rakyat.''

Pawai Obor Paskah Meriah, Menteri Pariwisata Arief Yahya Acungkan Jempol
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Panggung perayaan Paskah Nasional di Balige,Sabtu (28/4/2018) 
Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara
TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Arak-arakan Obor Paskah Nasional tiba di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) mendapat sambutan meriah. Masyarakat lokal serta tamu undangan tampak antusias berjejer rapi disepanjang jalan Kabupaten Tobasa, Sabtu (28/4/2018).
Tampak Bupati Tobasa Darwin Siagian dan Wakil Bupati Hulman Sitorus ikut serta di atas mobil pikap iring-iringan. Banyaknya warga dan wisatawan yang tumpah ke jalan membuat Bupati dan Wakil Bupati kewalahan menyapa warga yang datang menghadiri acara paskah Nasional yang tahun ini mengambil tema "Karya Terbesar" ini.
"Obor paskah yang diarak ini disebut 'Peace ini Harmony' yang merupakan simbol  kerukunan dan kedamaian bangsa. Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk dilakukan untuk terus membangun Danau Toba dengan segala kelebihan toleransi keagamaannya," kata Bupati Tobasa Darwin Siagian. 
Iringan kendaraan pembawa Obor Paskah Nasional begitu memasuki Kota Balige menyusuri jalan utama kearah Lapangan Sisingamangaraja. Riuh rendah warga dan wisatawan menyambut iringan kendaraan dengan antusias. 
"Perayaan Paskah Nasional 2018 ini bukan sekadar prosesi peringatan keagamaan semata. Tetapi sebagai pesta rakyat, perayaan bersama," imbuhnya. 

Perjalanan Obor Paskah yang dari pada 12-13 April 2018 akan tiba di Padangsidimpuan, selanjutnya pada 14-15 April 2018 di Tarutung, setelahnya 16 April 2018 di Dolok Sanggul, dan 17 April 2018 di Salak.

Selanjutnya tanggal 18 April 2018 di Sidikalang, 19 April 2018 di Kabanjahe, 20-21 April 2018 di Medan. Setelah itu pada tanggal 22 April 2018 di Pematangsiantar, 23 April 2018 di Raya, 24 April 2018 di Parapat, selanjutnya 25 April 2018 di Pangururan, 26-27 April 2018 di Sigulati, dan terakhir tanggal 28 April 2018 di Balige.

Acara semakin meriah ketika rombongan tiba di Lapangan Sisingamangaraja, Balige.
Rombongan disambut meriah ribuan warga dan wisatawan yang memenuhi area acara sebelum ditempatkan di depan panggung utama. Acara ibadah Paskah Nasional thn 2018 ini dimulai pukul 09.00 pagi.
Ramainya warga dan wisatawan yang antusias menyaksikan prosesi tersebut membawa berkah tersendiri bagi para penjaja kuliner yang berjejer rapi di Lapangan Sisingamangaraja. Begitu juga para pedagang kaki lima lainnya yang menjajakan souvenir khas Batak. Lapak-lapak mereka tampak penuh disambangi pembeli sambil menunggu rombongan tiba.
Hal ini membuat Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo ikut senang. Baginya berkah para pedagang tersebut merupakan cerminan dari suksesnya acara Perayaan Paskah Nasional ini. Ia mengatakan perayaan ini merupakan bentuk penguatan yang baik terhadap destinasi Toba Samosir yang ada di Danau Toba. 
"Ini sungguh luar biasa. Saya sangat senang atas sambutan dan dukungan dari pemerintah daerah dan Panitia Pelaksana Perayaan Paskah Nasional 2018 ini. Hari ini perayaan di lapangan Sisingamangaraja menjadi sebuah pesta rakyat. Pesta bersama dengan balutan budaya Batak yang sangat kuat. Kemarin acara Festival Gondang Naposo di Kabupaten Samosir juga sama ramainya. Balutan seni dan budaya juga disuguhkan disana," terangnya. 
Arie menambahkan kegiatan-kegiatan nasional seperti ini harus terus diselenggarakan di Danau Toba. Sehingga potensi Danau Toba akan makin terekspose oleh media. Sehingga pertumbuhan pariwisata Danau Toba bisa makin cepat berkembang. 
"Kalau berbicara potensi, Danau Toba tidak ada habisnya. Tinggal sekarang konsistensi dari seluruh stakeholder pariwisatanya untuk terus berkomitmen membangun pariwisata. Contohnya dengan terus melaksanakan kegiatan nasional seperti ini," ucapnya.
Acungan dua jempol langsung diberikan Menpar Arief Yahya. Dia yakin bahwa setiap potensi pergerakan orang dalam jumlah masif akan menggerakkan ekonomi di area lokal. Baginya, pergerakan orang sama dengan pergerakan bisnis. Setiap pergerakan orang akan menciptakan pergerakan ekonomi, dan ini berarti adanya pergerakan barang dan jasa. Karena itu industri pariwisata pasti akan ikut bergerak.
“Direct impact dan indirect impact-nya besar. Danau Toba ramai, semua ikut kebagian rezeki. Belum lagi coverage media dan postingan di media sosial wisatawan yang berkunjung. Potensi Danau Toba akan semakin terangkat lagi. Sukses untuk Danau Toba. Salam Pesona Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya. (Cr1/tribunmedan.com)
 
 
Paskah Nasional di Tobasa
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved