GFNY Asia Championship Uji Rute Di Atas Gunung Purba Kaldera Toba

Embun pagi masih membalut Samosir, pukul 06.00 WIB. Namun, 41 goweser yang berasal dari berbagai negara

GFNY Asia Championship Uji Rute Di Atas Gunung Purba Kaldera Toba
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Goweser yang berasal dari berbagai negara saat melintas di Pinggiran Danau Toba, tepatnya di Aek Ramgat Samosir. Peserta melakukan uji coba jelang maraton GFNY Asia nanti. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.Com, SAMOSIR- Embun pagi masih membalut Samosir, pukul 06.00 WIB. Namun, 41 goweser yang berasal dari berbagai negara sudah bersiap di garis start, Desa Tuktuk Siadong untuk dilepas menuju ke Taman Simalem Resort yang menempuh perjalanan sejauh 143 km, Minggu (29/8/2018).

Danau yang terbentuk dari letusan Vulkanik ini menjadi lokasi pilihan dalam ajang sepeda maraton GFNY Asia pada bulan september mendatang. GFNY Asia Championship sengajamemilih lokasi pulau samosir dan dianggap menjadi rute  terbaik di tahun 2018. Karenanya, peserta melakukan uji coba jelang maraton GFNY Asia nanti.

Saat fajar menghangati, para pegowes mulai mengayuh sepeda jenis road bike dari kawasan Tuktuk Siadong. Sambil menikmati pemndangan surgawi danau Toba dan perkampungan Batak yang masih kental dengan kulturnya, sumingrah terpancar di kening mereka sambil terus melaju.

Mereka berasal dari Amerika, Hongkong, Papua, Medan dan peserta belahan dunia lainnya. Kegiatan ini merupakamnuji rute yang dilaksanakan selama 2 hari dimulai tanggal 28-29 April 2018 di Pulau Samosir.

Pada hari pertama, 28 April 2018 mereka mengayuh sepeda dari Desa wisata Ambarita, museum Simanindo, Pasir Putih Parbaba, Tanah ponggol, Aek rangat, Sianjur mula-mula, Batu Hobon dan kembali ke Tuktuk Siadong
Disepanjang perjalanan peserta disuguhkan pemandangan Danau Toba yang fantastik dengan rute jalanan datar dan menikung. Rute yang dilintasipun punya tingkat kesulitan yang cukup menantang.

 "Peserta tampaknya senang. Karena sepanjang perjalanan mereka melihat Danau Toba. Pas turunan itu mereka happy dan itu sangat memuaskan" kata Team Leader GFNY Indonesia Tenne Permatasari.
Menurut Hendra Sammy selaku tuan rumah menegaskan "kelas ini akan terbagi dua, kelas medio fondo yang berjarak 108 km dan kelas Gran Fondo berjarak 143 km."

Sementara itu, Bupati Samosir Rapidin Simbolon menyambut baik kegiatan uji rute dan GFNY yang akan digelar pada 2 September mendatang. Kini pihaknya sedang mengebut pengerjaan jalan yang kondisinya sudah 85 persen.

"Untuk GFNY Internasional, jalan Lingkar Samosir akan selesai Agustus. Kita terus berupaya membuat terobosan-terobosan. Karena sport tourism ini salah satu pendongkrak wisatawan baik lokal ataupun mancanegara bisa datang ke Samosir," ujarnya.

Pihaknya berkomitmen akan terus melengkapi sarana dan prasarana untuk menunjang pariwisata dan kemajuan sport tourism di Samosir. "Samosir ini adalah surganya pesepeda. Makanya harus kita kembangkan," pungkasnya

Sedangkan hari ini, medan perjalanan mereka lebih menantang. Bergerak dari tuktuk menuju pangururan lalu melintasi tele dan ke Taman Simalem Resort menempuh perjalanan sejauh 143 km.

(cr1/tribunmedan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved