Pilgub Sumut

Warga Natal Berharap Pemekaran, Begini Jawaban Cerdas Edy Rahmayadi

Seorang warga, Edi Juardi, menceritakan berbagai potensi yang dimiliki Natal

Warga Natal Berharap Pemekaran, Begini Jawaban Cerdas Edy Rahmayadi
TRIBUN MEDAN/HO/Tim Eramas
Edy Rahmayadi saat mengunjungi¬†warga Natal, Mandailing Natal,¬†Minggu (29/04/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kunjungan Edy Rahmayadi ke Natal, Mandailing Natal, dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasinya kepada Calon Gubernur Sumut itu.

Seorang warga, Edi Juardi, menceritakan berbagai potensi yang dimiliki Natal.

Selain dari sektor perkebunan, letak geografis Kecamatan Natal juga membuatnya kaya akan sektor kelautan. Di samping itu, berbagai sumber daya alam juga berpotensi tinggi menjadi objek wisata bila dikelola dengan baik.

Juardi berharap kedatangan Ketua PSSI itu mampu membawa perubahan bagi Natal. Termasuk memekarkan kecamatan itu menjadi kabupaten baru di Sumut.

"Kami berharap kecamatan ini jadi Kabupaten Pantai Barat," kata Juardi, Minggu (29/4/2018).

Juardi pun mengatakan masyarakat Natal siap mendukung dan memenangkan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) pada Pilgub Sumut 2018-2023.

"Kalau ada orang kita, ngapain kita pilih orang lain. Walaupun ada calon lain Eramas kita menangkan," ujarnya.

Mendengar aspirasi ini, Edy mengakui bahwa Kecamatan Natal berada jauh dari pusat Kabupaten Kota Madina. Kondisi ini diperburuk dengan infrastruktur jalan yang kurang memadai. 

Melihat kondisi ini, Edy pun menilai wajar bila warga menginginkan pemekaran. Namun, kata Edy, diperlukan berbagai kesiapan berbagai faktor untuk mewujudkan hal itu.

"Untuk menjadi kabupaten tentu tidak hanya persoalan kesiapan infrastruktur seperti jalan, tapi juga infrastruktur lainnya. Termasuk kesiapan SDM dan potensi daerahnya," kata Edy.

Edy pun berharap daerah ini mendapat perhatian serius dari pemerintah. Pertimhangan lain yang mesti diperhatikan karena letak kecamatan itu yang merupakan pintu masuk bagi negara lain ke daratan Sumatera.

"Kita juga tidak ingin nantinya Natal ini menjadi kabupaten gagal seperti beberapa di Papua. Saya akan kembali lagi ke sini dan nanti akan kita lihat,apa yang harus kita benahi di Natal ini," ujar Edy.

(nan/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved