Tim Pemenangan PON Berganti Nama Jadi Tim Percepatan Tuan Rumah
Resmi ditetapkan sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, provinsi Sumut-Aceh langsung bergerak mempersiapkan diri.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Resmi ditetapkan sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, provinsi Sumut-Aceh langsung bergerak mempersiapkan diri. Wakil Ketua Tim Pemenangan PON 2024 Sumut-Aceh, John Ismadi Lubis mengatakan tim pemenangan akan segera berganti nama menjadi Tim Percepatan Tuan Rumah Bersama PON Sumut-Aceh 2024.
"Setelah hasil kemarin kami akan rehat sejenak karena akan memasuki bulan puasa. Namun setelah itu tim pemenang PON 2024 kemarin akan kami ganti menjadi tim percepatan PON 2024," katanya kepada Tribun, di Kantor KONI Sumut, Minggu (29/4).
John yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Sumut menjelaskan akan melaporkan segala hasil kerja yang telah dilaksanakan tim pemenangan.
"Dan hasil kerja kita ini akan kita laporkan ke Gubernur Sumut dan meminta arahan dan masukan. Nantinya juga akan ada rapat besar untuk menjalankan persiapan Tim Percepatan PON 2024. Ini bukan perkara kecil karena akan ada dewan hakim, tim keabsahan dan lain-lain. Ini yang akan dibahas nantinya," jelasnya.
Mengenai wacana Pemprovsu untuk membangun stadion utama di sekitar kawasan Bandara Kualanamu, John menyebutkan langkah tersebut akan segera dibicarakan. Karena terdapat sekitar 100 hektar lahan yang akan disediakan.
Baca: Aceh-Sumut Resmi Tuan Rumah PON 2024, Tim Pemenangan Jadi Tim Percepatan
"Kesiapan venue kita saat ini ada 70 persen yang siap pakai, 10 persen tahap renovasi dan hanya 20 persen saja yang akan bangun baru. Jadi dengan nantinya ada lahan baru tersebut, persiapan kita sudah pasti menjadi lebih baik,” katanya.
Dikatakannya, untuk persiapan akomodasi, Sumut telah siap dengan segala penyediaan hotel.
"Saya rasa tidak ada masalah untuk penginapan nanti. Untuk 28 cabor yang ada di Sumut, maka jika yang hadir ada 15 ribu peserta beserta officialnya, paling-paling kita menyediakan sekitar 7500 kamar dan itu akan dapat teratasi nantinya," pungkasnya.
Baca: Cerita Tri Hardiansyah dari Pemain PON Sumut hingga Jadi Prajurit TNI
Mengetahui keputusan terakhir ada di tangan Presiden dan Wakil Presiden, Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis mengatakan baik pemerintah Sumut dan Aceh telah menjumpai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Presiden, Joko Widodo.
"Yang jelas belum ada sejarahnya pemenang biding menjadi kalah. Apalagi kemarin Aceh sudah bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla dan mendapat dukungan moral. Begitu juga dengan Gubsu sudah bertemu Presiden dan meminta dukungan tertulis, dan infonya dukungan tersebut memang dijatuhkan untuk Aceh dan Sumut," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wakil-ketua-tim-pemenangan-pon-2024-sumut-aceh-john-ismadi-lubis_20180427_190932.jpg)