Tindaklanjuti Laporan Mujianto, Ombudsman Harap Mujianto Datang Selaku Pelapor

ORI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah menjadwalkan akan meminta keterangan dari Mujianto

Tindaklanjuti Laporan Mujianto, Ombudsman Harap Mujianto Datang Selaku Pelapor
Mujianto saat ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumut 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah menjadwalkan akan meminta keterangan dari Mujianto yang juga bos PT Cemara Asri Group itu mengenai laporannya ke ORI terkait pentersangkaan dirinya oleh Polda Sumut.

Hal ini dikatakan langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumut Abyadi Siregar kepada Tribun Medan, Senin (30/4/2018).

"Setelah kita periksa laporannya itu, bisa kita tindak lanjuti. Sehingga kemudian kita undanglah dia dulu untuk memberi penjelasan kepada kita tentang kasus yang dilaporkannya itu ke kita supaya lebih lengkap," ujar Abyadi Siregar.

Abyadi juga mengatakan kalau surat undangan tersebut sudah dikirimkan dan dijadwalkan pertemuan tersebut akan dilangsungkan pada Hari Rabu tanggal 2 Mei mendatang.

"Sudah dikirimkan ke alamatnya dan jadwalnya itu Hari Rabu tanggal 2 Mei," ujar Abyadi kepada Tribun Medan, Senin (30/4/2018).

Dengan diundangnya Mujianto untuk memberi penjelasan ke Ombudsman, Abyadi berharap Mujianto bisa datang langsung selaku pelapor.

Menurut Abyadi, Mujianto selaku pelapor diharap datang langsung untuk memenuhi undangan, karena dirinya merupakan pelapor yang melaporkan masalah ini ke Ombudsman Republik Indonesia. Jadi menurut Abyadi, Mujianto tidak bisa diwakili oleh keluarga maupun pengacara.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar. (Tribun Medan / Ammar)

"Iya, karena dia yang melapor. Ke kantor Ombudsman itu dia yang melapor langsung," jelasnya Minggu kemarin.

Selain itu, Abyadi juga menambahkan kalau undangan Ombudsman kepada Mujianto, bertujuan untuk mendalami lebih lanjut laporan Mujianto tersebut. Jadi kata Abyadi, Ombudsman perlu lebih dulu mendalami dari sisi pelapor.

"Untuk mendalami kasusnya itu, kita undang dulu dia supaya meminta keterangan. Dari situ baru kita ketahui masalahnya. Jadi ini belum tindak lanjut ke Polda, tetapi masih di pelapor sendiri," pungkasnya.

Perlu diketahui, Pengusaha property, Mujianto, yang juga merupakan bos PT Cemara Asri Group, saat ini sedang tersangkut dalam kasus dugaan penipuan dengan kerugian material sebesar Rp 3,5 milliar.

Atas kasusnya itu, Mujianto kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berdasarkan laporan pengaduan Armen Lubis sesuai dengan STTLP/509/IV/2017 SPKT "II" tertanggal 28 April 2017.

Terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Polda Sumut, Mujianto telah melaporkannya ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Pusat yang ada di DKI Jakarta dan kini laporannya sedang ditangani oleh Ombudsman Perwakilan Sumut.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved