May Day

Sejarah Hari Buruh atau May Day dan Asal Mula Kerja 8 Jam Sehari

Para organisasi atau serikat buruh di seluruh dunia memperingati May Day dengan cara berbeda.

Sejarah Hari Buruh atau May Day dan Asal Mula Kerja 8 Jam Sehari
Tribun Medan/Royandi
Buruh dari Aliansi Gerakan Rakyat Melawan (GERAM) Sumatera Utara turun ke jalan pada Hari Buruh Internasional (May Day) hari ini, Senin (1/5/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kenapa 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh atau May Day?

Para organisasi atau serikat buruh di seluruh dunia memperingati May Day dengan cara berbeda. 

Ada yang menggelar demonstrasi menuntut perbaikan nasib. Ada juga membuat agenda sosial.

 

Buat yang belum tahu sejarahnya, ini alasan kenapa May Day diperingati setiap 1 Mei.

Hari para buruh

May day atau Hari Buruh lahir karena adanya disiplin yang berlebih, lamanya jam kerja, minimnya upah, dan buruknya suasana kerja di Eropa Barat dan Amerika Serikat.

Pemogokan kerja pertama oleh para buruh yaitu di Amerika Serikat pada tahun 1806.

1 Mei

Pada tanggal 1 Mei 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi beasar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja dari 20 jam menjadi 8 jam sehari.

Akhirnya, tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada kongres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions.

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved