Dahnil Minta Polisi Adil Usut Musibah Antre Sembako di Monas dan Pelecehan pada Susi Ferawati
Selang sehari, seorang perempuan bernama Susi Ferawati medapatkan pelecehan di acara CFD, Bundaran HI, Minggu (29/4/2018).
TRIBUN-MEDAN.COM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil A Simanjuntak memberikan tanggapan soal anak yang meninggal saat antre sembako di Monas dan pelecehan terhadap Susi Ferawati.
Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @Dahnilanzar yang ditulis pada Selasa (2/5/2018).
Diketahui, pada hari Sabtu, Forum Untukmu Indonesia (FUI) membagikan sembako di Monas.
Baca: Dibully Habis, Siswa Balas Dendam Bantai 9 Teman Sekolah hingga Tewas
Kokom menceritakan awalnya ia mendapat kupon sembako dari seorang teman pada Jumat (27/4/2018).
Ia pun mengajak Rizki untuk pergi ke Monas setelah berkumpul di satu tempat dan langsung menuju ke lokasi.
"Sampai di sana sudah ramai, Rizki juga sudah mengeluh lapar. Jadinya saya cari antrean makan dulu, enggak jadi yang sembako," kata Kokom di rumahnya di Jalan Budi Mulia RT 12 RW 13 Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (1/5/2018) dilansir dari Tribunnews.com.
Namun ternyata antrean makanan juga sudah banyak orang.
Baca: Fakta Lucinta Luna Hamil Muda dan Lagi Minum Susu, Percaya? Lihat Videonya, Astaga!
Kokom berusaha mencari solusi dengan mengantre di belakang tenda, berharap bisa lebih cepat mendapatkan makanan.
"Saya pikir enggak antre, ternyata pada ngikutin semua, jadinya ramai. Sempat terdorong juga dari belakang tapi Rizki masih saya pegang. Pas ada dorongan dari depan, Rizki terlepas dari saya dan terinjak kakinya," katanya.
Setelah itu Kokom menyelamatkan anaknya.
TNI yang berada di lokasi berusaha membantu dan dibawa ke posko kesehatan, setelah itu dirujuk ker RSUD Tarakan, Jakarta Pusat.
Namun, anak tersebut tak terselamatkan nyawanya.
Selang sehari, seorang perempuan bernama Susi Ferawati medapatkan pelecehan di acara CFD, Bundaran HI, Minggu (29/4/2018).
Menanggapi dua peristiwa tersebut, Dahnil A Simanjuntak memberikan tanggapan.
Dahnil A Simanjuntak meminta agar polisi menegakkan hukum secara adil.
Baca: Korban Persekusi Susi Ferawati Curhat Gelangnya dari Masjid Nabawi, Akibat Muncul #Gelangkode
"Tegakkan saja hukum terhadap Mereka yg harus bertanggungjawab di kegiatan bagi2 sembako, mereka yg melakukan pelecehan terhadap ibu dan anak Di CFD. Polisi lakukan saja tugasnya. Tanpa perlu sibuk bersikap seolah menutupi dan melindungi.
Cara berpikir Kalian dibangun tembok Politik afiliatif, klo Pelecehan di CFD itu rekayasa, dan foto2 pelaku itu adl acting orang yg disusupi, ya desak Polisi untuk tangkap pelaku pelecehan itu yg ada difoto2 itu Mudah kok. Ada bukti yg banyak.
Panitia di acara Monas jelas tinggal Polisi tindak secara Pidana mrk. Foto2 dan video orang2 yg melakukan pelecehan terhdp ibu anak, banyak,tinggal Polisi tangkap orang2 itu. Kok jadi repot? Digiring kesana-kemari. Ini semua krn Polisi tidak berdiri atas nama penegakan hukum," tulisnya. (TribunWow.com/Woro Seto)
Baca: Kritik Rocky Gerung Sasar Jaket Baru Jokowi sampai Dibilang Ribet
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/susi-ferawati_20180503_160134.jpg)