Sebelum Tewas Kecelakaan Pajero Maut, Eko Sempat Beri Tanda Pada Teman Dekatnya
Kecelakaan terjadi di Jalan Setiabudi, Medan dini hari menewaskan dua orang salah satunya bernama Eko.
Laporan wartawan Tribun Medan /M Fadli
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kecelakaan terjadi di Jalan Setiabudi, Medan pada Jumat (4/5/2018) dini hari menewaskan dua orang salah satunya bernama Eko.
Informasi yang dihimpun Tribun Medan, Eko aslinya bertempat tinggal di Bahjambi, Siantar.
Diketahui Eko numpang tinggal bersama saudaranya di Komplek Tanaman Asoka Asri Jalan Flamboyan I, Medan.
Komandan Regu (Danru) Keamanan Komplek, Junaidi Ginting (38) mengatakan, tidak menyangka hal ini terjadi, karena malamnya Eko masih singgah di pos.
"Saya belum bisa terima ia meninggal. Memang semalam ada tingkahnya yang aneh, Eko mengganggui anak laki-laki berusia empat tahun, dikejar-kejarnya. Niatnya mau buat nangis abis itu dikasihnya jajanan," ujarnya.
"Kalau kenangan yang saya ingat ia (Eko) jago main badminton, belum ada kami (security) yang bisa mengalahkan nya. Dulu Eko juga mantan anggota saya, menjaga keamanan di sini. Namun karena ia mau meneruskan pendidikannya ia berhenti," tambahnya.
Jenazah Eko dibawa ke kampung halamannya. Informasi yang dihimpun Tribun Medan di RSUP Dr Adam Malik, jenazah Eko sudah dibawa sejak pukul 08.00 WIB.
"Dua orang yang meninggal dan dibawa sejak pagi tadi. Kalau data saya tidak ada karena yang jaga shift malam," ujar pria berambut putih saat ditemui Tribun Medan di kamar jenazah RSUP Dr Adam Malik. (cr3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/eko-25-warga-jalan-flamboyan-i-komplek-taman-asoka-asri_20180504_154655.jpg)