NGERI! 14 Guru Bujang Ini Tertular HIV/AIDS, Fakta Terungkap Usianya 25-55 Tahun

Ironisnya, pihaknya juga menemukan 8 pelajar setingkat Sekolah Dasar (SD) yang positif menderita HIV.

NGERI! 14 Guru Bujang Ini Tertular HIV/AIDS, Fakta Terungkap Usianya 25-55 Tahun
Ilustrasi/AIDS

TRIBUN-MEDAN.COM - Penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ AIDS tidak pernah pandang bulu. Kalangan pendidik pun bisa tertular penyakit mematikan itu.  

Sebanyak 14 tenaga pengajar sekolah di Cilacap positif tertularHIV/AIDS dalam rentang waktu 5 tahun terakhir.

Selain itu, terdapat 30 kasus penderita HIV dari kalangan nonguru, baik tenaga administrasi atau tenaga penunjang lainnya di instansi pendidikan di Cilacap pada periode sama.

Ironisnya, pihaknya juga menemukan 8 pelajar setingkat Sekolah Dasar (SD) yang positif menderita HIV.

Temuan kasus HIV/AIDS di lingkungan pendidikan ini tentu memantik keprihatinan bersama.

Baca: ASTAGA! Michael Essien Belum Terima Gaji dari Klub Besar Ini

Manager Kasus Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Cilacap, Rubino Sriadji mengatakan, temuan kasus ini didapati saat korban sudah jatuh sakit, skrining donor darah, atau saat melakukan tesHIV bagi calon pengantin.

"Kalau mau menikah kan wajib tes HIV, nah dari situ ketahuan, ada guru positif," katanya, Sabtu (5/5/2018).

Temuan ini ibarat fenomena gunung es. Jumlah kasus bisa meledak jika dilakukan pemeriksaan lebih luas atau menyeluruh.

Penularan HIV/AIDS umumnya melalui transmisi seksual. Para oknum guru maupun tenaga non guru di lingkungan pendidikan ini sebagian tertular dari pasangan tidak sah.

"Usia oknum guru yang tertular HIV antara 25 hingga 55 tahun,"katanya. 

Baca: Feby Febiola - Franky Sihombing Bahas Pelakor Jennifer Dunn, Gak Salah Nih? Astaga Videonya

Secara umum, tren penemuan kasus orang yang terinfeksiHIV/AIDS di Cilacap terus mengalami kenaikan. Saat ini tercatat sebanyak 1.124 orang di Cilacap positif terinfeksi HIV/AIDS.

Selain kalangan guru dan tenaga penunjang serta pelajar di lingkungan pendidikan, 36 persen dari total jumlah penderita itu berasal sari kalangan ibu rumah tangga, 35 persen dari kalangan pekerja swasta, serta 15 persen warga binaan.

Kelompok lain yang ikut menyumbang angka penderita HIV/AIDS itu meliputi, kalangan Lelaki Seks Lelaki (LSL), Wanita Tuna Susila (WTS), hingga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN). (*)

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved