Bangunan Kosong Dijadikan Lapak Perjudian di Bandar Baru
Petugas menemukan sebuah meja yang di atasnya ditempeli spanduk bergambar kartu domino
MEDAN,TRIBUN-Sebuah bangunan kosong yang telah lama terbengkalai dijadikan lapak perjudian dadu oleh sejumlah bandar besar di Desa Bandar Baru, Kecamatan Pancur Batu. Sayangnya, ketika digerebek, bandar beserta penjudinya telah lebih dulu kabur. Diduga kuat, operasi yang dilakukan petugas Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan ini telah bocor.
"Ketika tim tiba di lokasi, lapak perjudian itu telah kosong. Namun, tim menemukan sejumlah tumpukan kartu yang diduga baru saja digunakan para penjudi," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Minggu (6/5).
Ia mengatakan, lokasi perjudian itu digerebek pada Jumat (4/5) kemarin. Penggerebekan dilakukan berdasarkan laporan warga. Selama ini, lokasi perjudian kerap didatangi ratusan pemain. Informasi berkembang, para pemain judi adalah warga pendatang dari Berastagi dan Kabanjahe.
"Selain memanfaatkan bangunan kosong, bandarnya juga mendirikan beberapa gubuk di lokasi. Tempat perjudian ini cukup strategis. Karena berada di tengah perkampungan yang jarang terpantau petugas," kata Putu.
Ketika melakukan penyisiran di lokasi, petugas yang dipimpin Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan, AKP Raffles Marpaung juga menemukan sebuah meja yang di atasnya ditempeli spanduk bergambar kartu domino. Meja tersebut, menurut petugas, dijadikan tempat permainan dadu putar.
"Warga yang tinggal di perkampungan tersebut sebenarnya juga resah. Namun, mereka tidak berani mengadu lantaran takut," ungkap Putu. Informasi berkembang, masih ada lapak judi lain yang lebih besar dari lokasi yang digerebek. Lokasi yang paling besar dikenal dengan perjudian Alam Jaya di Jalan Danau Alam Jaya, Desa Namo Pecawir Tuntungan, Kecamatan Pancur Batu.(cr3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lapak-judi-bandar-baru_20180506_224121.jpg)